OKI  

Kadisdik OKI : Tenaga Pendidik Harus Jadi Tuntunan, Jangan Jadi Tontonan

fhoto : bidiksumsel.com/daniel

OKI, bidiksumsel.com – Guna meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik (Tendik) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), melalui Dinas Pendidikan Kabupaten OKI Bidang Pembinaan SMP, menggelar Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, untuk terus meningkatkan kompetensi guru yang kompetitif. Sehingga pada akhirnya nanti, akan mampu mendidik generasi bangsa ke depan yang lebih cerdas, berkarakter dan terdidik.

Kegiatan yang di pusatkan di Aula SMPN 6 Kayuagung Kabupaten OKI ini, Rabu (03/11/2021). Rencananya akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung mulai dari tanggal 3 hingga 5 Nopember mendatang. Dimana di ikuti oleh sebanyak 60 orang peserta, utusan perwakilan dari sekolah tingkat SMP yang ada di Kabupaten OKI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadisdik OKI di dampingi Kabid SMP, para Kasi, beserta staf Bidang SMP, dan para peserta pelatihan.

Kadisdik OKI melalui Kabid SMP, Purnomo dalam sambutanya yang sekaligus membuka kegiatan pelatihan tersebut mengatakan, hendaknya guru ataupun tenaga pendidik itu betul betul memahami kompetensi dasar. Aneh kalau guru tidak mengetahui kompetensi dasar, maka guru ataupun pendidik itu harus profesional dalam melaksanakn tugas. Baik berpikir, berbicara maupun bertindak di rumah ataupun di sekolah.

“Maka dari itu, kita bersama berharap, guru ataupun tenaga pendidik itu harus jadilah tuntunan jangan jadi tontonan. Pesan kami laksanakan rangkaian kegiatan bagi seorang guru baik, sebagai satuan pendidikan, keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Guru bukan saja sekedar mengajar, tapi juga mendidik. Tetap semangat bantu kepsek laksanakan tufoksinya sebagai wakasek. Kedepankan kepentingn umum, jadilah guru profesional,” jelasnya.

Kasi GTK, Sumarlin mengharapkan, Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepsek harus mampu memfasilitasi dan menginspirasi para peserta didik, merancang alat pendidikan yang bervariasi termasuk dalam pengunaan tekhnologi.

“Pada akhirnya nanti, tentunya kami berharap dengan selesainya pelatihan tersebut, nantinya para guru ataupun tenaga pendidik dapat mendidik anak didiknya menjadi generasi penerus bangsa yang mandiri. Terus tingkatkan kompetensi agar mampu berinovasi dan bersaing,” ungkapnya. (daniel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *