Home Berita Pemprov Buka pelatihan MKNU, HD Berpesan agar Muslimat NU Cerdas dan Berakhlak

Buka pelatihan MKNU, HD Berpesan agar Muslimat NU Cerdas dan Berakhlak

Palembang, bidiksumsel.com – Muslimat Nahdlatul Ulama adalah Organisasi Perempuan yang berbasis Islami, dimana anggotanya di didik bukan sekadar Cerdas tapi juga berakhlak mulia.

Demikian disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru usai membuka langsung Pelatihan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang digelar di Asrama Haji. Jum’at, (26/03/2021)

Gubernur Sumsel Herman Deru Berpesan kepada kader PWNU muslimat agar anggotanya menunjukkan Prilaku yang berakhlak di masyarakat, karena masyarakat menilai Akhlak bukan menilai identitas yang ditonjolkan oleh PWNU Muslimat.

Selain itu ia juga mengharapkan, agar dalam mendidik anak dan lingkungannya cerdas dalam tehnologi yang berakhlak.

“Hari ini saya membuka pelatihan kader bagi muslimat bahwa NU itu tidak bisa di identik kan dengan warna saja atau aksesorisnya yang hijau tapi NU adalah anggotanya yang berilmu,” jelasnya

“Setelah selesai pelatihan tentu tidak mungkin sertifikatnya dibawa dengan prilaku dilapangan, keteladanan itulah menunjukkan NU sejati apalagi 70 persen peran pendidikan itu ada pada ibu. Saya juga berharap mendidik anak dan lingkungannya yang paham IT tetap akhlakul karimah,” pesannya menambahkan

Sementara, Ketua PWNU Sumsel Amirudin Nahrawi sangat mengapresiasi atas dilakukannya kegiatan Pelatihan Kader Madrasah terhadap Muslimat NU.

“Saya sangat mendukung atas pelatihan ini, apa yang didapatnya dipelatihan ini agar diterapkannya ke Masyarakat dan menjadi contoh keteladanan mereka,” pinta cak Amir

Sementara itu, Ketua Muslimat PWNU Sumsel Dra. Failasufah mengatakan, bahwa dilakukannya Pelatihan ini agar Muslimat NU menonjol dimasyarakat dalam pergaulan yang teladan.

“Pada dasarnya kita memberikan bekal terhadap pimpinan NU yang didaerah dan juga wilayah, setelah dilaksanakan MKNU ini bagaimana mereka Punya bekal menjadi seorang Muslimat NU yang sebenarnya, baik dalam pergaulan maupun bermasyarakat agar yang bukan Muslimat mengerti bahwa muslimat itu seperti ini,” ujarnya

Ia juga menambahkan, jangan sampai Identitas yang berwarna hijau itu hanya sekadar daya tarik saja tapi buktikanlah dimasyarakat bahwa Muslimat NU itu patut untuk dijadikan acuan.

“Warna hijau ini adalah salah satu ciri, mungkin pada awalnya mereka hanya tertarik dengan warnanya tapi lama lama mereka mengikuti kegiatan, tapi kegiatan kita adalah rahmatan lil alamin, ebih banyak kemasyarakat kami hiasi dengan santunan kepada Anak Yatim dan duafa.” Pungkasnya (ati)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here