Jakarta, bidiksumsel.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Prosesi serah terima jabatan (sertijab) digelar dan dipimpin langsung oleh Kapolri di Gedung Utama Presisi, Mabes Polri, pada Jumat (30/1/2026) sore. Pergantian jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 dan ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., membenarkan pelantikan tersebut dan menjelaskan bahwa sertijab dipimpin langsung oleh Kapolri.
“Hari ini langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri untuk serah terima jabatan beberapa pejabat utama maupun Kapolda di seluruh jajaran,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Selain Kapolda Sumatera Selatan, Kapolri juga melantik dan memimpin serah terima jabatan sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta Kapolda di beberapa wilayah.
Menurut Nandang, pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut antara lain Irjen Pol Jhonny Edison Isir sebagai Kepala Divisi Humas Polri, serta Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan.
“Selanjutnya juga dilantik Irjen Pol Achmad Kartiko sebagai Kepala Lemdiklat Polri, serta Irjen Pol Andi Rian yang dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Lemdiklat Polri,” jelasnya.
Tak hanya itu, rotasi jabatan juga menyasar wilayah Indonesia Timur. Brigjen Pol Alfred Papare, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah, resmi diserahterimakan untuk mengemban tugas baru sebagai Kapolda Papua Barat.
Sementara itu, Kombes Pol Jeremias Rontini, yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Papua, dipercaya untuk menduduki jabatan Kapolda Papua Tengah.
Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus bentuk komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran serta wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ungkap Nandang.
Alumni Akpol 1997 tersebut juga menjelaskan bahwa sistem tour of duty dan tour of area yang diterapkan Polri bertujuan untuk meningkatkan pengalaman, wawasan, dan kapasitas kepemimpinan para perwira tinggi maupun perwira menengah.
Dengan adanya rotasi ini, diharapkan setiap pejabat yang baru dilantik mampu membawa semangat baru, inovasi, serta pendekatan yang lebih adaptif dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di wilayah masing-masing.
Pelantikan Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan diharapkan dapat memperkuat kinerja Polda Sumsel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menegakkan hukum secara profesional, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Dengan adanya penyegaran di lingkup Polri, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri secara optimal,” kata Nandang.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian rotasi jabatan ini bermuara pada satu tujuan utama, yakni mewujudkan tagline Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Ini adalah langkah strategis untuk peningkatan organisasi, yang pada akhirnya kembali pada komitmen Polri, yaitu Polri untuk Masyarakat,” pungkasnya.
Dengan dilantiknya Kapolda Sumsel yang baru, masyarakat Sumatera Selatan menaruh harapan besar agar kepolisian semakin responsif, profesional, dan humanis dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (dkd)



