
Turnamen Gaple Nasional di Palembang Resmi Dibuka, Ratusan Peserta Adu Strategi dan Sportivitas
Palembang, bidiksumsel.com – Sorak sorai peserta dan riuh tepuk tangan penonton menggema di Lapangan Padel Luxury, Jalan Soekarno Hatta, Palembang, Sabtu (23/1/2026). Ratusan pecinta permainan kartu domino dari berbagai daerah berkumpul dalam sebuah ajang bergengsi, Turnamen Gaple Nasional, yang secara resmi dibuka oleh Anggota DPR RI, SN Prana Putra Sohe.
Sejak pagi hari, area pertandingan sudah dipadati peserta yang datang dari berbagai wilayah. Tidak hanya dari Kota Palembang sebagai tuan rumah, tetapi juga dari Jambi, Lubuk Linggau, OKU Selatan, serta sejumlah daerah lainnya di wilayah Sumatera.
Kehadiran ratusan peserta tersebut menjadi bukti bahwa permainan gaple, yang telah lama mengakar sebagai permainan tradisional masyarakat, masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah gempuran hiburan modern dan digital.
Turnamen ini pun menjelma bukan sekadar kompetisi adu strategi dan keberuntungan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan lintas daerah yang sarat dengan nilai kebersamaan dan persaudaraan. Atmosfer kekeluargaan terasa begitu kental, meski persaingan di setiap meja berlangsung ketat dan penuh konsentrasi.
Para peserta tampak serius menyusun kartu, membaca permainan lawan, hingga menentukan langkah terbaik demi melaju ke babak berikutnya. Namun di sela-sela pertandingan, tawa ringan, saling sapa, dan obrolan hangat antar pemain tetap mengalir, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan.
Dalam sambutannya, Anggota DPR RI SN Prana Putra Sohe menegaskan bahwa kegiatan seperti Turnamen Gaple Nasional memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar kompetisi.
Menurutnya, turnamen ini merupakan sarana penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga, menumbuhkan nilai sportivitas, sekaligus melestarikan permainan tradisional yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia sejak lama.
“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau siapa yang kalah. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menghidupkan kembali permainan tradisional yang sarat dengan nilai sosial,” ujar Prana dalam sambutannya.
Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, bahkan dikembangkan dengan skala yang lebih besar, sehingga dapat menjadi agenda rutin yang dinantikan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat punya ruang positif untuk berkumpul, berinteraksi, dan menyalurkan hobi dalam suasana yang sehat dan sportif,” tambahnya.
Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya deretan hadiah menarik yang telah disiapkan oleh panitia. Grand prize berupa satu unit sepeda motor menjadi incaran utama para peserta, disusul hadiah lain seperti sepeda listrik, kulkas, televisi, serta berbagai hadiah hiburan lainnya.
Deretan hadiah tersebut menjadi pemacu semangat tersendiri bagi para pemain untuk menampilkan permainan terbaik dan strategi jitu di setiap babak pertandingan.
Tak hanya para peserta, warga sekitar lokasi pun turut memadati area lapangan untuk menyaksikan jalannya turnamen. Mereka tampak antusias memberikan dukungan kepada jagoan masing-masing, sementara sebagian lainnya menikmati suasana dengan berdiskusi ringan, bercanda, atau sekadar menyaksikan ketegangan di setiap meja permainan.
Tawa penonton, sorakan dukungan, serta ekspresi tegang para pemain berpadu menciptakan suasana yang meriah, menjadikan turnamen ini terasa layaknya sebuah pesta rakyat yang menghibur.
Panitia pelaksana menyampaikan harapan agar Turnamen Gaple Nasional ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam aktivitas positif yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, serta pelestarian budaya lokal.
“Gaple bukan sekadar permainan, tetapi bagian dari identitas budaya kita. Melalui turnamen seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk kembali mencintai permainan tradisional dan menjadikannya sebagai sarana mempererat kebersamaan,” ujar salah satu panitia di sela-sela kegiatan.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Turnamen Gaple Nasional di Palembang ini menjadi bukti bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai jembatan yang mampu menyatukan berbagai daerah, latar belakang, dan generasi dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. (dkd)


