Lahat, bidiksumsel.com – Angin kencang yang melanda Kabupaten Lahat, Kamis sore (29/1/2026), menyisakan duka bagi salah satu warga di Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kecamatan Kota Lahat. Sebuah rumah milik Ibu Suhainah, warga RT 10 RW 03, roboh secara tiba-tiba akibat terpaan angin kencang yang disertai kondisi bangunan yang sudah tua.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat angin kencang melanda kawasan permukiman warga. Rumah yang telah lama berdiri itu tidak mampu menahan kuatnya hembusan angin, sehingga ambruk dan mengalami kerusakan parah. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena penghuni rumah tidak berada tepat di bagian bangunan yang roboh.
Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang langsung memberikan pertolongan dan memastikan keselamatan pemilik rumah. Sebagian warga juga berupaya mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari puing-puing bangunan.
Menanggapi musibah tersebut, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau kondisi rumah warga yang roboh. Kehadiran Wakil Bupati menjadi bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Lahat terhadap warga yang terdampak bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Lahat didampingi Camat Kota Lahat Isna Abidarda, Lurah Talang Jawa Selatan Willy Andreas, S.E., Ketua RT 10 Eko, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Rombongan melihat secara langsung kondisi bangunan rumah yang telah roboh serta berdialog dengan korban dan warga sekitar.
Ketua RT 10, Eko, menjelaskan bahwa robohnya rumah milik Ibu Suhainah terjadi bersamaan dengan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
“Anginnya cukup kencang sore itu. Selain faktor cuaca, kondisi rumah memang sudah cukup lama dan rapuh, sehingga tidak kuat menahan terpaan angin,” ujar Eko.
Ia juga menyebutkan bahwa rumah tersebut telah berdiri puluhan tahun dan belum pernah mendapat perbaikan besar, sehingga sangat rentan terhadap cuaca ekstrem.
Sementara itu, Lurah Talang Jawa Selatan, Willy Andreas, S.E., menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Lahat yang langsung turun ke lapangan pascakejadian.
“Kehadiran Ibu Wakil Bupati secara langsung memberikan semangat dan harapan bagi warga yang tertimpa musibah. Ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Willy, perhatian langsung dari pimpinan daerah menjadi penguat moril bagi korban, terutama dalam menghadapi situasi sulit akibat kehilangan tempat tinggal.
Dalam keterangannya kepada awak media, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih mengaku prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Suhainah. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat akan menyalurkan bantuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu proses pembangunan ulang rumah korban.
“Insyaallah akan dibantu oleh pemerintah daerah melalui BPBD. Kami turut merasakan duka yang dialami Ibu Suhainah,” ujar Widia Ningsih.
Selain bantuan dari pemerintah daerah, Wabup Lahat juga menyampaikan bahwa bantuan pribadi turut diserahkan sebagai bentuk empati dan kepedulian.
“Ini bantuan dari Bapak Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, dan kami Wakil Bupati Lahat. Semoga dapat sedikit meringankan beban dan membantu kebutuhan mendesak,” tambahnya.
Peristiwa robohnya rumah warga ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang belakangan kerap terjadi. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk memperhatikan kondisi bangunan rumah, terutama rumah-rumah lama yang sudah tidak layak secara struktur.
Pemkab Lahat melalui perangkat daerah terkait akan terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga terdampak, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi demi keselamatan masyarakat. (agusman)



