Beranda Sumsel Muara Enim Dari Kebun Pukat dan Durian, Bupati Muara Enim Ajak Warga Bangun Ekonomi...

Dari Kebun Pukat dan Durian, Bupati Muara Enim Ajak Warga Bangun Ekonomi dari Tanah Sendiri

ist

Libur Tahun Baru, Bupati Muara Enim Edison Turun ke Kebun : Pukat Berbuah, Harapan Tumbuh

Muara Enim, bidiksumsel.com – Di tengah padatnya agenda memimpin Kabupaten Muara Enim, Bupati H. Edison, S.H., M.Hum. tetap menyempatkan diri menyapa alam. Bertepatan dengan libur awal Tahun Baru 2026, Kamis (1/1/2026), orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu turun langsung ke kebun pukat dan durian miliknya yang berada di Desa Bakung, Kecamatan Ogan Ilir.

Kunjungan tersebut bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan menjadi pesan kuat tentang pentingnya berkebun sebagai bagian dari kemandirian ekonomi dan gaya hidup sehat masyarakat. Di atas lahan yang dikelola secara serius, Bupati Edison menunjukkan bahwa sektor perkebunan, khususnya pukat dan durian, memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan jika dikelola dengan tepat.

Di kebun tersebut, sejumlah pohon pukat yang berusia sekitar empat tahun tampak subur dan telah berbuah untuk kedua kalinya. Tak hanya itu, hampir seluruh pohon pukat di area kebun mulai berbuah secara merata. Bahkan, beberapa pohon yang baru berumur dua tahun sudah mulai “belajar” berbuah, sebuah indikasi keberhasilan perawatan intensif dan manajemen kebun yang baik.

Menurut Bupati Edison, panen pukat diperkirakan akan berlangsung sekitar dua bulan ke depan. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa pukat bukan sekadar tanaman pelengkap, melainkan komoditas perkebunan bernilai tinggi yang mampu memberikan penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kalau pengelolaannya benar, perawatannya tepat, pukat ini sangat menjanjikan secara ekonomi. Kita bisa lihat sendiri, umur empat tahun sudah berbuah lebat,” ungkap Edison di sela-sela peninjauan kebun.

Selain pukat, Bupati Edison juga menaruh perhatian besar pada tanaman durian. Pohon-pohon durian di kebun tersebut saat ini berusia sekitar empat tahun dan tengah memasuki fase penting pertumbuhan. Edison melakukan perundingan atau pemangkasan cabang-cabang tertentu agar sinar matahari dapat masuk secara optimal ke seluruh bagian pohon.

Langkah ini, menurutnya, sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman, mencegah serangan jamur, serta meminimalkan risiko penyakit yang dapat menghambat produktivitas pohon durian di masa mendatang.

“Perawatan yang tepat adalah kunci. Berkebun bukan hanya soal panen, tapi juga soal menjaga tanaman tetap sehat agar produktif dalam jangka panjang,” jelasnya.

Lebih dari sekadar berbagi pengalaman berkebun, Bupati Edison juga menyampaikan pesan reflektif. Ia menilai aktivitas berkebun memiliki manfaat ganda : memberikan potensi penghasilan sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental.

“Berkebun itu menyehatkan. Tubuh kita bergerak, pikiran lebih segar, dan jiwa lebih tenang. Ini bukan hanya tentang ekonomi, tapi kualitas hidup,” tuturnya.

Melalui momentum Tahun Baru ini, Bupati Edison mengajak masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk mulai serius memanfaatkan lahan yang dimiliki dengan menanam pukat, durian, maupun tanaman perkebunan lainnya. Ia menilai sektor perkebunan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang signifikan jika digarap secara konsisten dan berbasis ilmu.

Ia juga mendorong masyarakat agar tidak ragu menanam durian lokal kebanggaan daerah maupun varietas unggulan nasional seperti Musang King, Bawor, Duri Hitam, dan Montong. Menurutnya, kondisi tanah Muara Enim yang subur merupakan modal besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Muara Enim punya potensi alam yang luar biasa. Kalau dikelola dengan ilmu, kesabaran, dan kerja keras, perkebunan bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menutup kunjungannya, Bupati Edison berharap semangat berkebun dapat tumbuh di tengah masyarakat Muara Enim sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

“Mari kita bangun Muara Enim dari kebun, dari tanah kita sendiri. Dari kerja nyata akan lahir masa depan yang lebih baik, penuh harapan, kebersamaan, dan keberkahan,” pungkasnya. (anggun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here