Beranda Sumsel OKU OKU Tebar 41 Ribu Ikan! Bupati Teddy Meilwansyah Pimpin Gerakan Besar Pulihkan...

OKU Tebar 41 Ribu Ikan! Bupati Teddy Meilwansyah Pimpin Gerakan Besar Pulihkan Sungai

ist

OKU, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Jika selama ini fokus besar diarahkan pada sektor pertanian, tahun ini Pemkab OKU memperluas cakupan prioritas dengan menggarap sektor perikanan sebagai sumber pangan strategis. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah kegiatan restocking atau penebaran kembali benih ikan di perairan umum.

Program ini resmi dilaksanakan pada Selasa (18/11/2025) di dua lokasi utama: Sungai Blok L, Dusun Mekar Jati dan Desa Batumarta II. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd, turun langsung untuk menebar ribuan bibit ikan bersama jajaran Dinas Perikanan OKU. Kehadiran Bupati dalam kegiatan ini menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran besar dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus keberlanjutan ekologi di wilayah OKU.

Pemilihan Desa Batumarta II sebagai salah satu titik restocking bukan tanpa alasan. Wilayah ini dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan menjadi jalur penting cadangan air bagi masyarakat sekitar. Dengan kondisi perairan yang strategis, restocking di kawasan ini diharapkan mampu memperbaiki daya dukung ekosistem sungai secara signifikan.

“Batumarta II itu zona hidup. Di sana banyak masyarakat menggantungkan hidup pada hasil sungai, dan kondisi ekosistemnya sangat mempengaruhi ketahanan pangan kita,” ujar salah satu pejabat Dinas Perikanan.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah menegaskan bahwa penurunan populasi ikan di perairan umum kini menjadi isu serius. Ia menyebutkan beberapa faktor penyebabnya, mulai dari penangkapan berlebihan, penggunaan alat tangkap yang merusak, pencemaran sungai, hingga praktik ilegal seperti setrum dan racun ikan.

“Dengan adanya restocking secara berkala, diharapkan daya dukung perairan umum dapat kembali pulih dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya bagi nelayan lokal,” tegas Teddy.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menambah populasi ikan, tetapi juga menjadi intervensi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, yang pada akhirnya berpengaruh pada stabilitas pangan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab OKU menebar :

  • 21.000 ekor ikan baung
  • 20.000 ekor ikan nilem

Benih tersebut disebar di sejumlah perairan umum yang berada di lima kecamatan di Kabupaten OKU. Jenis ikan baung dan nilem dipilih karena memiliki daya adaptasi tinggi dan merupakan komoditas konsumsi favorit yang sering dimanfaatkan masyarakat lokal.

Program restocking ini diharapkan meningkatkan produktivitas perairan, menambah ketersediaan sumber protein bagi masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan rumah tangga yang hidup di sekitar perairan.

Selain restocking di perairan umum, Bupati Teddy juga menyerahkan bantuan sarana budidaya untuk kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan). Bantuan ini merupakan bentuk dukungan Pemkab OKU dalam memperkuat sektor budidaya perikanan air tawar.

Total bantuan yang diberikan mencakup :

  • 75.000 ekor benih ikan air tawar, terdiri dari lele, nila, patin, dan gabus
  • Bantuan pakan ikan untuk memperlancar proses budidaya

Bantuan tersebut diserahkan kepada 10 kelompok Pokdakan dari 6 kecamatan. Langkah ini dianggap strategis karena tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

“Dengan bantuan ini, kita ingin memastikan sektor budidaya perikanan terus tumbuh dan menjadi penopang ekonomi masyarakat,” jelas Teddy.

Pemkab OKU juga menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh upaya pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai. Bupati Teddy meminta agar masyarakat menghentikan penggunaan alat tangkap destruktif dan ikut mengawasi praktik-praktik ilegal yang merusak habitat ikan.

“Kalau sungai kita rusak, yang rugi adalah masyarakat sendiri. Karena itu kami berharap semua pihak ikut menjaga agar program ini memberi manfaat jangka panjang,” katanya. (am)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here