Palembang, bidiksumsel.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 dengan menggelar berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang berorientasi langsung kepada masyarakat. Peringatan hari jadi rumah sakit milik Pemerintah Kota Palembang tersebut bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343.
Puncak peringatan HUT RSUD Bari dihadiri langsung oleh Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si. Kehadiran orang nomor satu di Kota Palembang itu menjadi bentuk dukungan terhadap upaya RSUD Bari dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam momentum perayaan tersebut, RSUD Bari meluncurkan sejumlah program kesehatan yang bertujuan memperluas akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah kerja sama strategis antara RSUD Bari dengan Kejaksaan Negeri Palembang.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pemeriksaan kesehatan yang menyasar beragam kelompok masyarakat, mulai dari pegawai Pemerintah Kota Palembang, jajaran Kejaksaan Negeri Palembang, hingga masyarakat umum.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, berharap RSUD Bari terus berkembang menjadi rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Menurutnya, peningkatan mutu pelayanan harus dilakukan secara menyeluruh, baik pada pelayanan primer maupun sekunder. Selain itu, aspek ketahanan kesehatan, pengelolaan sumber daya manusia, pemanfaatan bioteknologi, hingga lahirnya berbagai inovasi baru juga harus menjadi perhatian utama.
“Harapan saya pada ulang tahun RSUD Bari ini banyak sekali. Mulai dari peningkatan pelayanan primer dan sekunder, penguatan ketahanan kesehatan, pengelolaan SDM yang semakin baik, pengembangan bioteknologi, hingga lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujar Ratu Dewa, Rabu (10/6/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh program dan inovasi yang dikembangkan tidak boleh berhenti pada tataran konsep semata. Manfaat nyata dari berbagai terobosan tersebut harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok masyarakat akar rumput.
“Yang paling penting adalah tingkat keterjangkauan dan manfaatnya bagi masyarakat lapisan bawah. Inovasi apa pun yang dilakukan, ujungnya harus bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Palembang dalam mewujudkan program Palembang Sehat,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Bari Palembang, Amalia, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan yang digelar merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, khususnya di bidang kesehatan.
Menurutnya, konsep pelayanan yang diusung RSUD Bari saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam rumah sakit, tetapi juga menghadirkan program-program yang langsung menyentuh masyarakat.
“Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat akar rumput, sebagaimana arahan dan harapan yang disampaikan Bapak Wali Kota,” katanya.
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-31, RSUD Bari juga menggelar Bari Health Fair 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2026.
Pada hari pertama pelaksanaan, sejumlah program unggulan telah digelar. Di antaranya kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia dengan target 100 peserta.
Selain itu, RSUD Bari menyelenggarakan program deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap Smear yang diikuti 50 peserta, terdiri dari 25 orang dari lingkungan Kejaksaan Negeri Palembang dan 25 orang dari masyarakat umum.
Program lain yang mendapat antusiasme tinggi adalah pemeriksaan kehamilan dan layanan USG empat dimensi gratis bagi sekitar 50 ibu hamil di Kota Palembang. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu para ibu memantau kondisi kesehatan janin secara lebih optimal.
Tidak hanya itu, RSUD Bari juga menghadirkan program operasi katarak gratis menggunakan metode dan teknologi modern. Sebelum pelaksanaan operasi, rumah sakit terlebih dahulu mengadakan pemeriksaan refraksi mata dan skrining katarak yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan tersebut, akan dipilih 10 pasien yang memenuhi indikasi medis untuk menjalani operasi katarak gratis yang direncanakan dilaksanakan pada Senin mendatang.
Sebagai penutup rangkaian Bari Health Fair 2026, RSUD Bari akan menggelar webinar edukatif yang membahas deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB) dan penyakit jantung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan dini terhadap berbagai penyakit yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan program anjangsana ke dua panti asuhan di Kota Palembang. Kegiatan sosial tersebut akan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Palembang bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Melalui peringatan HUT ke-31 ini, RSUD Bari menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang mudah diakses, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi mewujudkan Kota Palembang yang sehat dan sejahtera. (dkd)












