Bali, bidiksumsel.com – Meningkatnya tren penggunaan produk perawatan bibir berbahan alami atau plant-based mendorong perusahaan skincare asal Indonesia, Sensatia, menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Sensatia Lip Balm Collection.
Rangkaian pelembap bibir vegan ini dirancang untuk mendukung rutinitas self-care sekaligus menjawab kebutuhan konsumen modern yang kini semakin memperhatikan kandungan produk kecantikan yang digunakan sehari-hari.
Mengusung konsep clean beauty dan sustainable lifestyle, koleksi terbaru tersebut hadir dalam tiga pilihan aroma yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda di setiap momen penggunaan.
Ketiga varian tersebut yakni Ginger Snap Lip Balm dengan aroma hangat yang memberikan kesan comforting, Minty Mocha Lip Balm dengan sensasi dingin yang menyegarkan, serta Orange Blossom Lip Balm yang menawarkan perpaduan aroma citrus floral yang uplifting.
CEO & Founder Sensatia, Michael Lorenti, mengatakan bahwa tren lip care saat ini tidak lagi sekadar berfokus pada fungsi melembapkan bibir, melainkan juga menjadi bagian dari gaya hidup dan personal wellness.
“Lip care kini telah menjadi bagian dari personal wellness. Konsumen tidak hanya mencari fungsi hidrasi, tetapi juga formula yang nyaman digunakan dan sesuai dengan gaya hidup mereka,” ujar Michael Lorenti, Jumat (22/5/2026).
Dalam formulanya, Sensatia memadukan bahan-bahan vegan seperti candelilla wax dan berry wax dengan berbagai ekstrak tanaman pilihan. Produk ini diklaim mampu memberikan kelembapan tahan lama sekaligus nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan perusahaan, Sensatia Lip Balm Collection mampu membantu menjaga kelembapan bibir hingga delapan jam. Produk ini juga aman digunakan setiap hari, baik sebagai pelembap bibir biasa maupun sebagai dasar sebelum penggunaan lip tint atau lipstik.
Peluncuran produk ini sekaligus mempertegas komitmen Sensatia terhadap konsep clean beauty yang selama ini menjadi identitas perusahaan.
Tak hanya fokus pada formulasi produk, Sensatia juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan melalui program penukaran kemasan kosong lip balm dari merek apa pun.
Melalui program tersebut, konsumen dapat menukarkan kemasan lip balm bekas untuk mendapatkan potongan harga pembelian Sensatia Lip Balm Collection. Program ini tersedia di seluruh gerai ritel Sensatia hingga Juni 2026.
Menurut Michael Lorenti, konsep clean beauty yang diusung perusahaan tidak berhenti pada bahan baku yang digunakan, tetapi juga mencakup keseluruhan siklus produk hingga pengelolaan limbah kemasan.
“Bagi kami, clean beauty tidak hanya mengenai formula, tapi juga mencakup keseluruhan siklus produk, termasuk apa yang terjadi pada kemasannya setelah habis dipakai. Program penukaran kemasan ini merupakan salah satu cara kami mengajak pelanggan untuk ikut terlibat,” tambahnya.
Sensatia Lip Balm Collection mulai tersedia sejak 22 Mei 2026 dengan harga Rp110.000. Produk ini dapat diperoleh melalui seluruh gerai resmi Sensatia maupun platform online resmi perusahaan.
Informasi lengkap mengenai produk dan program keberlanjutan perusahaan juga tersedia melalui website resmi Sensatia serta akun Instagram resmi @sensatiabotanicals.
Sebagai informasi, Sensatia merupakan perusahaan manufaktur skincare asal Indonesia yang berdiri sejak tahun 2000 di Bali.
Perusahaan ini dikenal fokus menghadirkan produk clean botanical skincare berbahan dasar alami. Hingga saat ini, lebih dari 60 persen karyawannya berasal dari Karangasem, Bali, wilayah tempat perusahaan pertama kali berkembang.
Sensatia juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi, mulai dari GMP (Good Manufacturing Practice) dari ASEAN Cosmetic Directive, sertifikasi halal dari BPJPH, hingga terdaftar di BPOM.
Seluruh produk Sensatia diproduksi di Bali menggunakan bahan-bahan pilihan dari berbagai negara dan diklaim bebas uji coba terhadap hewan, tanpa kandungan paraben, sulfat, silikon, minyak sawit, pewarna sintetis, maupun wewangian buatan. (bd)












