Lurah Quds Pimpin Aksi Bersih Taman Wonosari, Sampah Diolah Jadi Kompos

bidiksumsel.com/tinus

Prabumulih, bidiksumsel.com – Dalam rangka memperingati Hari Bersih Indonesia, Kelurahan Wonosari, Prabumulih Utara menggelar kegiatan senam bersama dan gotong royong pembersihan lingkungan yang dipusatkan di Taman Wonosari, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lurah Wonosari, Quds, sebagai bentuk komitmen pemerintah kelurahan dalam menghidupkan kembali fungsi taman sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan produktif bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat. Suasana penuh semangat terlihat dari antusiasme warga yang berkumpul sejak pagi hari untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Senam bersama ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga momentum untuk membangun kekompakan sebelum melanjutkan kegiatan utama berupa gotong royong membersihkan lingkungan taman.

Setelah sesi senam selesai, seluruh peserta bergerak bersama membersihkan area taman dari sampah dan dedaunan yang berserakan. Aksi gotong royong ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Selain membersihkan taman, kegiatan juga diisi dengan pembuatan tempat sampah organik. Sampah dedaunan yang berhasil dikumpulkan tidak langsung dibuang, melainkan diolah menjadi pupuk kompos.

Proses pengolahan sampah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank Sampah Kota Prabumulih, yang memberikan pendampingan dalam pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung program pengelolaan sampah ramah lingkungan di wilayah Kota Prabumulih.

Lurah Quds menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi Taman Wonosari agar tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin Taman Wonosari tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang edukasi dan kegiatan positif bagi warga,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih kuat dan menjadi modal utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Banyak Unsur Masyarakat Turut Berpartisipasi

Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi di wilayah Wonosari, di antaranya :

  • Organisasi Pecinta Alam Prabumulih
  • Tim Senam Tawon Wonosari
  • Ketua RW dan RT
  • Linmas
  • Staf Kelurahan Wonosari
  • Penyuluh KB Wonosari
  • Kader PIK Remaja Wonosari
  • Masyarakat setempat

Partisipasi lintas elemen masyarakat ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan serta memperkuat solidaritas sosial di tingkat kelurahan.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Momentum peringatan Hari Bersih Indonesia ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, budaya gotong royong diharapkan terus tumbuh dan menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga di Kota Prabumulih. (tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *