Prabumulih, bidiksumsel.com – Suasana haru bercampur kebanggaan menyelimuti Stadion Talang Jimar saat kegiatan Penutupan Jambore Cabang III Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Prabumulih resmi digelar pada Kamis (23/04/2026). Momentum ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan pembinaan karakter generasi muda yang berlangsung penuh semangat kebersamaan, disiplin, serta nilai-nilai kepemimpinan khas Gerakan Pramuka.
Meski tidak dapat hadir secara langsung, H. Arlan, selaku Wali Kota Prabumulih, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta dan panitia kegiatan.
Ketidakhadiran orang nomor satu di Kota Prabumulih tersebut disebabkan oleh agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan. Namun demikian, dukungan dan perhatian terhadap kegiatan kepramukaan tetap ditunjukkan melalui pesan yang disampaikan kepada panitia dan peserta jambore.
Sebagai bentuk kepercayaan dan tanggung jawab, Wali Kota menugaskan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Prabumulih, Hermanto, untuk memimpin jalannya acara penutupan.
Jambore Cabang III tahun ini mengusung tema “Pramuka Unggul, Pramuka Generasi Emas”, dengan semangat Pramuka Emas (Edukatif, Mandiri, Aktif, Semangat). Tema tersebut menjadi landasan utama dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab menegaskan bahwa kegiatan jambore tidak sekadar menjadi ajang perkemahan, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter dan mental generasi muda. “Melalui Jambore ini, diharapkan adik-adik Pramuka dapat menjadi generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki ketahanan dan daya juang dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang siap menghadapi perubahan zaman.
Suasana semakin terasa haru ketika pesan penutup disampaikan kepada para peserta. Setelah beberapa hari menjalani kegiatan bersama, kini para peserta harus kembali ke rumah masing-masing untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Pesan penuh kehangatan disampaikan kepada para peserta agar nilai-nilai positif yang diperoleh selama jambore tetap dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Anak-anakku sekalian, setelah mengikuti kegiatan ini, saatnya kalian kembali ke rumah, bertemu keluarga, dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Namun, bawalah nilai-nilai baik yang telah kalian dapatkan di Jambore ini,” pesan tersebut disampaikan dengan penuh rasa kekeluargaan.
Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan, mulai dari canda, kerja sama tim, hingga pengalaman belajar di alam terbuka, menjadi kenangan berharga yang sulit dilupakan oleh para peserta. Penutupan Jambore Cabang III ini bukan hanya menandai berakhirnya sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi awal langkah baru bagi generasi muda Prabumulih untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri dan berkarakter.
Melalui kegiatan seperti jambore, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kebersamaan, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
Semangat kebersamaan yang tumbuh selama kegiatan menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka tetap relevan sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman. Dengan bekal pengalaman tersebut, para peserta diharapkan siap menyongsong masa depan dengan penuh percaya diri dan semangat juang yang tinggi. (tinus)













