Sumsel Bidik Emas! Delapan Atlet Taekwondo Siap Tempur di Kejurnas Samarinda 2026

Ketua Pengprov TI Sumsel, Hj. Meilinda (tengah) saat ditemui di DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (20/04/2026)/(bidiksumsel.com/dkd)

Palembang, bidiksumsel.com – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Selatan (Pengprov TI Sumsel) memasang target tinggi dalam dua ajang bergengsi tingkat nasional yang akan segera digelar. Optimisme tersebut mengiringi keikutsertaan para atlet pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada 22–26 April 2026.

Selain itu, atlet Sumatera Selatan juga akan tampil pada Laskar Pelangi Sport Tourism Taekwondo Challenge 2026 di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, yang digelar pada 24 April 2026.

Ketua Pengprov TI Sumsel, Hj. Meilinda, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan delapan atlet terbaik untuk mengikuti Kejurnas di Samarinda. Ia menyebutkan bahwa persiapan dilakukan secara komprehensif, mulai dari peningkatan teknik bertanding hingga penguatan mental atlet.

Menurutnya, kejuaraan nasional tersebut merupakan ajang resmi dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia yang menjadi tolok ukur kemampuan atlet daerah dalam bersaing di tingkat nasional.

“Agenda utama dalam rapat komisi hari ini adalah pemberangkatan delapan atlet ke Samarinda. Karena ini merupakan ajang resmi dari PB Taekwondo Indonesia, kami menargetkan medali emas sebagai indikator capaian prestasi ke depan,” ujar Meilinda saat ditemui di DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (20/04/2026).

Delapan Atlet Wakili Sumatera Selatan

Adapun delapan atlet yang akan membawa nama Sumatera Selatan pada Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026 di Samarinda adalah:

  • Ridho Ahmad Maulana Raditya (Junior U-48)
  • Muhammad Arya Raditya (Junior U-51)
  • Saddam Muda Putra Lubay (Junior U-55)
  • Abdul Zaky Arshavin (Junior U-59)
  • Kimi Damar Umi Hermawan (Cadet U-41)
  • Laras Marsyahira (Junior U-52)
  • Christian Lie (Recognized Poomsae Junior Individual Putra)
  • Habil Al Rasyid (Junior U-68)

Selama kejuaraan berlangsung, tim akan didampingi oleh pelatih Dwi Andriyan Fathorozi, yang bertanggung jawab memastikan kesiapan teknis dan strategi para atlet.

Di tempat yang sama, Sekretaris Pengprov TI Sumsel, Carli Junicef Vratama, menjelaskan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan berasal dari kategori cadet (U-14) dan junior (U-17).

Ia menyebutkan bahwa para atlet telah memenuhi standar kompetisi nasional, baik dari segi performa maupun pengalaman bertanding di berbagai ajang sebelumnya.

Menurut Carli, pemilihan atlet dilakukan melalui proses seleksi ketat guna memastikan hanya atlet terbaik yang tampil mewakili Sumatera Selatan.

Selain Kejurnas di Samarinda, Pengprov TI Sumsel juga menyiapkan empat atlet dan satu pelatih untuk mengikuti kejuaraan Piala Kementerian Hukum dan HAM Taekwondo 2026 yang digelar di wilayah Belitung, pada 24 April 2026.

Dalam ajang tersebut, Sumatera Selatan menargetkan hasil maksimal dengan ambisi meraih gelar juara umum. Menurut Carli, atlet yang diturunkan merupakan atlet berpengalaman yang telah memiliki jam terbang tinggi.

“Untuk kejuaraan di Belitung, kami menurunkan atlet yang sudah matang, baik dari segi latihan maupun jam terbang. Targetnya tentu juara umum,” jelasnya.

Dari sisi dukungan, Pengprov TI Sumsel menyebutkan bahwa sebagian besar kebutuhan keberangkatan atlet telah difasilitasi melalui berbagai bantuan yang tersedia.

Carli mengungkapkan bahwa para atlet mendapatkan dukungan berupa uang pembinaan bulanan serta masuk dalam program pembinaan seperti Sriwijaya Gold Program dan pembinaan BPLP Sumatera Selatan.

Program tersebut dinilai sangat penting dalam menjaga konsistensi latihan serta meningkatkan kualitas prestasi atlet secara berkelanjutan.

“Para atlet mendapatkan dukungan berupa uang pembinaan bulanan, serta masuk dalam program seperti Sriwijaya Gold dan pembinaan BPLP. Ini penting untuk menjaga konsistensi dan peningkatan prestasi,” katanya.

Meski demikian, Carli mengakui bahwa saat ini pembinaan atlet taekwondo di Sumatera Selatan masih didominasi oleh Palembang. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk memperluas pembinaan agar lebih merata hingga ke seluruh kabupaten dan kota.

Langkah tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet potensial dari berbagai daerah, sehingga prestasi olahraga taekwondo di Sumatera Selatan semakin meningkat.

“Kami berharap ke depan tidak hanya Palembang yang mendominasi, tetapi daerah lain juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tutupnya.

Dengan target medali emas di Kejurnas Samarinda dan ambisi meraih juara umum di Belitung, Pengprov Taekwondo Indonesia Sumatera Selatan optimistis mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet unggulan masa depan. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *