Lahat  

Jalan 12 Km Segera Dibangun! Pemkab Lahat Pastikan Proyek Batu Surau–Tunggul Bute Tanpa Masalah

ist

Lahat, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten Lahat kembali menggelar rapat lanjutan membahas rencana pembangunan ruas jalan Simpang Batu Surau–Desa Tunggul Bute yang akan dilaksanakan oleh PT Supreme Energy Rantau Dedap. Rapat berlangsung di lingkungan Pemkab Lahat dan dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Lahat, Rudi Thamrin.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari rapat sebelumnya guna menyampaikan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 12 kilometer tersebut. Proyek ini dinilai strategis karena akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas operasional perusahaan di wilayah tersebut. Selasa, 24 februari 2026.

Dalam arahannya, Rudi Thamrin menegaskan bahwa jalan yang akan dibangun merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lahat. Karena itu, setiap tahapan pembangunan harus dilakukan secara cermat dan transparan.

“Jalan ini merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lahat, sehingga setiap tahapan pembangunan harus memastikan tidak ada persoalan di lapangan. Kami ingin seluruh proses berjalan jelas dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya keterlambatan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Hal itu disebabkan masih adanya pembahasan teknis dan penyesuaian kondisi lapangan yang harus dipastikan terlebih dahulu sebelum proyek berjalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lahat, Mirzha, dalam paparannya menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan peninjauan teknis terkait pola konstruksi jalan. Berdasarkan kajian awal, konstruksi beton rigid dengan lapisan aspal di atasnya direkomendasikan agar jalan memiliki daya tahan lebih kuat terhadap beban kendaraan berat.

“Kami mengutamakan kualitas agar jalan bisa dimanfaatkan masyarakat dan mendukung aktivitas perusahaan. Pelaksanaan juga akan dilakukan bertahap agar tetap bisa dilalui selama proses pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Kota Agung menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat mendukung pembangunan jalan tersebut. Dukungan itu terlihat dari kesediaan warga menyerahkan hibah lahan sesuai ketentuan lebar jalan lima meter.

Namun demikian, Kepala Desa Tunggul Bute mengungkapkan masih terdapat tiga bidang lahan milik warga yang belum dihibahkan, dengan total panjang sekitar 280 meter. Pemerintah desa berharap proses pembangunan tetap bisa dilanjutkan pada ruas yang sudah dinyatakan bebas lahan, sembari menunggu penyelesaian di titik yang tersisa.

Dari pihak perusahaan, Hazairiadi selaku perwakilan PT Supreme Energy Rantau Dedap menjelaskan bahwa pembangunan direncanakan berlangsung secara bertahap hingga 2027. Prioritas awal akan difokuskan pada medan ekstrem guna menjamin keselamatan akses masyarakat dan operasional perusahaan.

“Kami berharap dukungan semua pihak agar program ini berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Rapat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat. Sinergi yang solid diharapkan mampu memastikan pembangunan ruas jalan Simpang Batu Surau–Tunggul Bute berjalan lancar, memberikan manfaat luas bagi warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lahat. (agusman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *