Palembang, bidiksumsel.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2025 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Kebon Gede, Palembang, Selasa (11/11/2025).
Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Kota Palembang berhasil menyabet tiga penghargaan bergengsi sekaligus atas komitmen dan konsistensi pemerintah kota dalam menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, dan penguatan program lingkungan berkelanjutan.
Tiga penghargaan yang berhasil diraih Pemerintah Kota Palembang yakni :
- Peringkat Pertama kategori Dokumen Perencanaan Pengelolaan Sampah se-Sumatera Selatan.
- Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim (Proklim) di Kota Palembang.
- Peringkat Ketiga kategori Kebersihan Kantor Wali Kota/Bupati se-Sumatera Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kepada Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, yang hadir mewakili Wali Kota Ratu Dewa.
Usai menerima penghargaan, Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Palembang yang telah berperan aktif dalam mendukung program lingkungan hidup.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kebijakan dan aksi nyata yang dilakukan oleh Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Ahmad Najib selama ini benar-benar berdampak terhadap kualitas lingkungan di Kota Palembang.
“Ini merupakan penghargaan yang sangat membanggakan, hasil kerja keras bersama di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota dalam pengelolaan sampah dan kebersihan. Kota Palembang mampu melaksanakan kebersihan dan Proklim yang luar biasa,” ujar Aprizal Hasyim.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan hanya untuk pemerintah, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Palembang yang terus berpartisipasi aktif menjaga lingkungan.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 menitikberatkan pada komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian bumi, termasuk pengelolaan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai.
Menurutnya, keberhasilan daerah dalam mengelola lingkungan hidup bukan semata karena penghargaan, tetapi karena adanya komitmen dan kesadaran dari seluruh pemangku kepentingan.
“Komitmen dari semua institusi yang dikelola para pemimpin sangat dibutuhkan. Ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Salah satunya dengan menghentikan penggunaan sampah plastik,” tegas Herman Deru.
Ia berharap penghargaan yang diterima para kepala daerah, termasuk Wali Kota Palembang, tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus melakukan aksi nyata di lapangan.
“Jadikan penghargaan ini sebagai amanah. Ajak semua lembaga dan masyarakat untuk bergerak bersama menjaga lingkungan di wilayah masing-masing,” tandasnya. (rd)













