Tak Sekadar Ulang Tahun, DWP Palembang Bangkitkan Semangat Belajar Anak Lewat Dongeng dan Buku

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Ada yang berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang tahun ini. Alih-alih menggelar seremoni mewah, organisasi yang beranggotakan istri pegawai negeri sipil itu memilih memperingatinya dengan kegiatan penuh makna : “DWP Mengajar” dan aksi sosial di sekolah binaan mereka. Rabu, 5 November 2025.

Suasana penuh tawa dan antusiasme terlihat di Taman Kanak-kanak (TK) DW 1 Kecamatan Ilir Timur II, tempat kegiatan berlangsung. Anak-anak duduk rapi di atas tikar warna-warni, sementara para guru dan anggota DWP mengenakan seragam khas berwarna krem muda. Di hadapan mereka, kisah dongeng tentang keberanian dan persahabatan diceritakan dengan ekspresi ceria, memancing tawa dan tepuk tangan riuh dari para murid.

Ketua DWP Kota Palembang, Ida Royani Aprizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial tahunan, melainkan bagian dari komitmen DWP dalam mendukung dunia pendidikan dan membangun karakter anak-anak usia dini.

“Kegiatan utama DWP Mengajar kami laksanakan di tiga TK binaan, yakni TK DW 1 di Kecamatan Ilir Timur II serta TK DW 2 dan TK DW 3 di Kecamatan Kalidoni. Kami ingin agar perayaan ulang tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak dan para guru,” ujar Ida dengan senyum hangat.

Dalam pelaksanaan program ini, DWP Kota Palembang tidak bekerja sendiri. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi daerah, seperti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) yang menghadirkan mobil perpustakaan keliling serta program mendongeng yang dibawakan oleh anggota Ikatan Guru Muslimat (IGM).

“Kami ingin menumbuhkan minat baca anak-anak sejak dini. Karena itu, kami berharap kegiatan mendongeng seperti ini bisa menjadi agenda rutin bulanan,” jelas Ida.

Tak hanya itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga ikut berpartisipasi dengan program jemput bola pembagian Kartu Identitas Anak (KIA) bagi murid TK dan SD di sekitar lokasi. Aksi ini menjadi bentuk layanan publik yang memudahkan masyarakat, sekaligus menanamkan kesadaran administrasi kependudukan sejak dini.

Kegiatan DWP Mengajar juga melibatkan Camat, pihak Puskesmas, dan sekolah-sekolah sekitar, yang ikut menyukseskan pelaksanaan kegiatan sosial tersebut. Sinergi antarinstansi ini menunjukkan semangat kolaborasi dalam membangun kesejahteraan anak-anak Palembang, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik.

Di sela kegiatan, para anggota DWP ikut berbaur bersama anak-anak, mengajak mereka membaca buku cerita, bernyanyi, dan bermain sambil belajar. Tema-tema edukatif seperti pentingnya kejujuran, kerja sama, dan rasa sayang terhadap sesama menjadi pesan utama dalam setiap cerita yang dibacakan.

Bagi DWP Kota Palembang, kegiatan mendongeng bukan sekadar hiburan, melainkan metode pendidikan karakter yang efektif untuk anak usia dini. Melalui cerita, anak-anak belajar mengenali nilai-nilai moral, empati, serta memahami dunia di sekitar mereka dengan cara yang menyenangkan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di momen ulang tahun saja, tapi bisa dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Tujuannya agar anak-anak semakin dekat dengan buku dan mencintai proses belajar,” tutur Ida.

Perayaan HUT ke-26 ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh anggota DWP Kota Palembang. Di usia yang ke-26 tahun, organisasi ini terus berkomitmen menjadi mitra aktif pemerintah dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan keluarga.

Tak hanya fokus pada kegiatan seremonial, DWP juga aktif melaksanakan berbagai program sosial, seperti pemberian bantuan pendidikan, pelatihan keterampilan ibu rumah tangga, hingga kampanye kesehatan keluarga. Program DWP Mengajar menjadi simbol dari semangat baru untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput.

“DWP bukan hanya organisasi pendamping ASN, tapi juga motor penggerak kegiatan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ida Royani Aprizal.

Menutup kegiatan, anak-anak berbaris rapi menerima buku bacaan bergambar dan Kartu Identitas Anak dari petugas Disdukcapil. Senyum mereka mengembang lebar, sementara para guru berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh DWP dan seluruh pihak yang terlibat.

Dari wajah-wajah kecil itu, tampak jelas semangat baru yang tumbuh semangat untuk membaca, belajar, dan bermimpi lebih tinggi. DWP Kota Palembang berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi warisan pendidikan karakter yang terus berkelanjutan di masa mendatang.

“Kalau anak-anak kita sudah mencintai buku sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, peduli, dan berakhlak. Itulah hadiah terbaik di HUT DWP tahun ini,” pungkas Ida penuh haru. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *