Petinju Muara Enim Tembus Semifinal Porprov XV Sumsel, Siap Tantang Jagoan Ogan Ilir!

Kontingen PERTINA Kabupaten Muara Enim, Deni Alha Fiqri

Muba, bidiksumsel.com – Euforia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan Tahun 2025 terus menggema di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang tahun ini menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar tingkat provinsi. Ribuan atlet dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel memadati arena pertandingan yang tersebar di berbagai titik di Muba sejak pembukaan resmi pada 18 Oktober 2025.

Salah satu cabang olahraga yang menyedot perhatian besar publik adalah tinju, yang digelar dengan antusiasme tinggi di bawah naungan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA). Pertandingan berlangsung sengit, menampilkan adu teknik, strategi, dan ketahanan fisik dari para petinju muda terbaik daerah.

Dari ring tinju Porprov XV, kabar menggembirakan datang dari kontingen PERTINA Kabupaten Muara Enim. Petinju andalan mereka, Deni Alha Fiqri, sukses melangkah ke babak semifinal setelah tampil gemilang mengalahkan lawannya di babak sebelumnya. Deni turun di kelas 71 kilogram, yang dikenal sebagai salah satu kelas paling kompetitif dalam ajang ini.

Dengan pukulan cepat dan akurasi tinggi, Deni berhasil menguasai jalannya pertandingan. Dukungan suporter Muara Enim yang datang langsung ke arena semakin membakar semangat juangnya. Di semifinal nanti, Deni akan menghadapi petinju asal Kabupaten Ogan Ilir, yang dikenal memiliki gaya bertarung cepat dan agresif.

“Kita patut bangga dengan perjuangan Deni dan Aldi yang telah menunjukkan semangat luar biasa. Semoga di babak semifinal nanti Deni bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali untuk Muara Enim,” ujar Peryanto, Sekretaris Umum PERTINA Kabupaten Muara Enim, saat diwawancarai usai pertandingan.

Selain Deni, Muara Enim juga menurunkan Aldi Putra Efendi di kelas 63 kilogram. Meskipun belum berhasil melangkah ke babak selanjutnya, performa Aldi tetap mendapat apresiasi atas semangat dan ketangguhan yang ia tunjukkan di atas ring.

Porprov XV Sumsel di Muba menjadi ajang pembuktian prestasi olahraga daerah, sekaligus wadah mempererat silaturahmi dan sportivitas antar kabupaten/kota. Gelaran ini mempertandingkan puluhan cabang olahraga (cabor) mulai dari atletik, sepak bola, panjat tebing, voli, bulutangkis, hingga tinju, dengan total ribuan atlet dan ofisial yang berpartisipasi.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Musi Banyuasin telah menyiapkan fasilitas pertandingan yang representatif, termasuk arena tinju yang dipadati penonton setiap harinya. Suasana kompetitif berpadu dengan kekeluargaan, mencerminkan semangat “sportivitas dan persaudaraan” yang menjadi tema besar Porprov XV tahun ini.

Kepala Dispora Muba menyebutkan, ajang ini menjadi bagian penting dari pembangunan olahraga berkelanjutan di Sumatera Selatan, sekaligus langkah strategis dalam mencari bibit atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Kontingen Muara Enim datang ke Muba dengan semangat tinggi. Selain tinju, mereka juga menurunkan atlet di berbagai cabang olahraga seperti atletik, voli, dan renang. Ketua KONI Muara Enim sebelumnya menargetkan agar Porprov XV menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan olahraga daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung atlet Sumsel.

Deni Alha Fiqri kini menjadi harapan besar. Bila mampu menembus babak final, peluang emas bagi Muara Enim untuk membawa pulang medali kian terbuka lebar. Dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah pun terus mengalir.

“Kami yakin anak-anak ini bisa memberikan hasil terbaik. Mereka telah berlatih keras selama berbulan-bulan dan memiliki mental bertanding yang kuat,” tambah Peryanto.

Gelaran Porprov XV tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendatangkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Muba. Hotel, rumah makan, hingga UMKM lokal ramai diserbu pengunjung. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan suporter dari seluruh Sumatera Selatan menjadikan Muba sebagai pusat perhatian dunia olahraga daerah.

Panitia pelaksana memastikan seluruh pertandingan berjalan lancar dengan standar keamanan dan kenyamanan tinggi. Selain itu, berbagai kegiatan pendukung seperti festival budaya dan pameran UMKM turut memeriahkan suasana Porprov XV.

Dengan atmosfer kompetisi yang sehat dan semangat persaudaraan antar daerah, Porprov XV diharapkan menjadi tonggak kebangkitan olahraga Sumsel menuju tingkat nasional.

Perjuangan para petinju Muara Enim, khususnya Deni Alha Fiqri, menjadi simbol keteguhan dan keberanian atlet muda Sumatera Selatan. Setiap pukulan yang dilancarkan di ring bukan sekadar upaya meraih kemenangan, tetapi juga wujud pengabdian untuk daerah.

Kini, seluruh mata tertuju pada babak semifinal yang akan menentukan langkah Deni menuju podium tertinggi. Apapun hasilnya, semangat pantang menyerah dari para atlet Muara Enim telah membuktikan bahwa olahraga adalah bahasa persatuan yang menyatukan seluruh daerah di Bumi Sriwijaya. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *