Perkemi Palembang Turunkan 42 Atlet Shorinji Kempo, Target 10 Emas di Porprov Muba

ist

Muba, bidiksumsel.com – Kontingen Shorinji Kempo Pengurus Kota (Pengkot) Perkemi Palembang resmi menurunkan 42 atlet terbaik untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan XV yang digelar di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Para atlet yang dikirim mencakup rentang usia cukup luas mulai dari atlet muda berusia 9 tahun hingga atlet senior berumur 22 tahun, menandakan bahwa regenerasi di cabang olahraga bela diri asal Jepang ini berjalan dengan baik di Kota Palembang.

Ketua Pengkot Perkemi Palembang, Senpai Hendratman, menjelaskan bahwa para kenshi akan turun di berbagai nomor pertandingan, baik Randori (pertarungan) maupun Embu (jurus berpasangan dan beregu).

Untuk sektor Randori Putra, Palembang menurunkan atlet di lima kelas berbeda, yakni 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg, dan 65 kg.
Sementara di sektor Putri, Palembang juga ambil bagian di kelas Randori 40 kg, 45 kg, 50 kg, 55 kg, dan 60 kg.

Selain nomor Randori, kontingen Palembang juga akan tampil pada berbagai kategori Embu, yang dibagi berdasarkan tingkatan Kyu :

  • Kyu 1: Embu Pasangan Campuran, Embu Pasangan Putri, dan Embu Beregu.
  • Kyu 2: Embu Campuran, Embu Beregu Putra, dan Embu Pasangan Putra.
  • Kyu 3: Embu Beregu, Embu Tandoku Putra, dan Embu Tandoku Putri.

“Komposisi ini kami susun untuk memaksimalkan peluang medali. Seluruh nomor yang kami ikuti benar-benar dipersiapkan matang,” ujar Senpai Hendratman, saat ditemui wartawan. Minggu, 19 Oktober 2025.

Menurut Hendratman, sebanyak 80 persen atlet yang diberangkatkan merupakan debutan, atau baru pertama kali tampil di ajang sebesar Porprov. Meski demikian, hal tersebut tidak dianggap sebagai kelemahan, melainkan sebagai tantangan dan semangat baru bagi tim.

“Bagi sebagian besar atlet ini adalah pengalaman pertama mereka di Porprov. Tetapi justru di situ tantangannya. Mereka punya semangat dan kemauan belajar yang besar,” ujarnya.

Hendratman menilai, semangat juang para atlet muda menjadi modal utama untuk meraih prestasi. Ia juga menekankan bahwa keikutsertaan para atlet muda merupakan bagian dari program jangka panjang Perkemi Palembang dalam menyiapkan regenerasi atlet berprestasi.

Optimisme untuk meraih hasil maksimal didasari oleh persiapan matang. Sejak Juli 2025, seluruh kenshi telah menjalani pemusatan latihan intensif dengan jadwal lima kali dalam seminggu. Program latihan mencakup penguatan fisik, pendalaman teknik, hingga simulasi pertandingan.

“Setiap latihan, kami selalu menanamkan mental juara. Saya tekankan pada mereka bahwa setiap pertandingan harus dianggap sebagai final. Tidak boleh lengah sedikit pun,” tegasnya.

Selain aspek teknis, pembinaan mental dan disiplin menjadi fokus utama. Menurut Hendratman, Shorinji Kempo bukan hanya soal kekuatan dan teknik bela diri, tetapi juga soal pembentukan karakter dan sportivitas.

Ketika ditanya mengenai target, Senpai Hendratman dengan penuh keyakinan menyebutkan bahwa kontingen Palembang menargetkan minimal 10 medali emas pada Porprov kali ini.

“Target realistis kami adalah 10 emas. Tapi tentu saja, kami berharap bisa melampaui itu,” ujarnya penuh semangat.

Ia menambahkan, beberapa nomor andalan yang berpotensi menyumbang medali emas berasal dari kelas Embu Beregu Putra dan Pasangan Campuran, yang sebelumnya telah menunjukkan performa kuat pada kejuaraan pra-Porprov.

Lebih jauh, Hendratman menegaskan bahwa perjuangan tim Palembang di Porprov bukan hanya tentang medali, tetapi juga bagian dari pembinaan jangka panjang untuk mencetak atlet potensial yang bisa bersaing di level nasional dan internasional.

“Ini bukan hanya soal medali di Porprov. Kami sedang menyiapkan generasi masa depan. Siapa tahu dari mereka ada yang nanti bisa membawa nama baik Sumsel di kejuaraan nasional bahkan dunia,” katanya optimistis.

Menurutnya, Perkemi Palembang berkomitmen menjaga tradisi prestasi, dengan tetap menanamkan nilai-nilai dasar Shorinji Kempo seperti disiplin, hormat, dan kebersamaan.

Pekan Olahraga Provinsi Sumsel XV di Muba menjadi ajang penting untuk mengukur sejauh mana hasil pembinaan yang dilakukan di tingkat kota dan kabupaten. Bagi kontingen Palembang, Porprov kali ini bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga momen pembuktian kualitas pembinaan dan regenerasi atlet bela diri.

Dengan komposisi atlet muda yang penuh semangat dan dukungan penuh dari pelatih serta Pengkot Perkemi, Palembang menatap Porprov XV dengan keyakinan tinggi dan semangat juang tanpa batas.

“Semoga hasil terbaik berpihak pada kami,” tutup Senpai Hendratman dengan senyum optimistis. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *