Palembang, bidiksumsel.com – Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang menggelar Sosialisasi tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik Tahun 2023 dengan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Gedung Djuaini Moekti Lembaga Bahasa Unsri Bukit Besar Palembang. Jum’at, (14/04/2023).
“Untuk daya tampung Unsri tahun ini berjumlah 8.550 orang, dengan rincian jalur SNBP 1.710 orang, jalur SNBT 4.275 orang dan jalur Mandiri 2.565 orang,” ungkap Rektor Universitas Sriwijaya. Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE, IPU., ASEAN. Eng
Anis menjelaskan, hingga pagi ini sekitar pukul 08.00 WIB tadi, pendaftar sekitar 21.347 peserta dan akan terus bertambah hingga penutupan pada pukul 15.00 WIB dan semuanya sudah terdistribusi untuk tes ditempat-tempat yang sudah ditentukan pada kartu peserta mereka.
“Tes gelombang I akan dilaksakanan pada 8-14 Mei 2023, gelombang II tanggal 22-28 Mei 2023. Pengumuman hasil SNBT 20 Juni 2023 dan masa unduh sertifikat UTBK 26 Juni hingga 31 Juli 2023,” kata nya.
Untuk lokasi ujian ada beberapa tempat, yang mana di pusatkan di UTBK Unsri yakni Unsri Bukit Fakultas Kedokteran (Bukit), FKIP Ogan dan Graha Sriwijaya. dan di lokasi mitra yang jaraknya tidak jauh dari kampus Unsri Bukit.
“Di antara nya Politeknik Negeri Sriwijaya, Gedung Manajemen Informatika D4, SMA Negeri 1 Palembang, SMK Negeri 2 Palembang dan SMK Negeri 3 Palembang, Universitas MDP (MDP IT Store) Universitas Indo Global Mandiri Gedung C dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Kampus B (Jakabaring),” paparnya.
Untuk studi peminat tertinggi ada 10 program studi di antaranyab Pendidikan Dokter (S1) 2,592 peminat, Ilmu Hukum (S1) 1,787 peminat, Teknik Pertambangan (S1) 1,550 peminat, Manajemen (S1) 1,522 peminat, Farmasi (S1) 1,435 peminat, Teknik Informatika (S1) 1,401 peminat, PGSD (S1) 1,270 peminat, Ilmu Komunikasi (S1) 1,242 peminat, Akuntasni (S1) 1,098 peminat, dan Psikologi (S1) 1,033 peminat.
“Dan untuk kapasitasi kursi yang disediakan tahun ini sebanyak 41.160 kursi ujian,” ungkapnya.
Pesan Anis untuk anak-anak yang telah mendaftar dan sudah dapat nomor peserta persiapan diri dengan belajar yang baik, minta doa dengan orang tua nya karena doa orang tua itu sangat penting dan berdoa kepada Allah SWT minta yang terbaik untuk mereka.
“Saya pesan, sebelum berangkat mau ujian salam orang tua dan minta doa. kemudian di hari H tidak usah tegang, tidak usah gugup karena kan sudah belajar sudah optimal. Tinggal saat ujian kita berdoa supaya upaya yang kita pelajari itu yang keluar,” paparnya.
Anis juga berpesan untuk para orang tua, anak-anaknya di beri motivasi jangan ditakut-takuti karena tesnya nanti tidak akan berbeda dengan apa yang sudah mereka pelajari di sekolah.
“Jangan dilayani per joki-jokian itu, tidak usah diikuti. Ikuti saja dengan niat ikhlas ingin sekolah dan juga berdoa bisa berguna untuk nusa dan bangsa,” pungkasnya. (dkd)












