Tangis Haru Warga Karang Jaya Pecah Saat Wali Kota Prabumulih Serahkan Bantuan Beras dan Minyak

ist

Prabumulih, bidiksumsel.com – Raut wajah haru dan kebahagiaan terpancar dari masyarakat Kelurahan Karang Jaya, Prabumulih, saat menerima bantuan pangan dari pemerintah. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, kehadiran Wali Kota H. Arlan menjadi simbol nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Prabumulih menghadiri sekaligus membuka kegiatan Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Rabu (15/04/2026). Program ini merupakan inisiatif dari Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, dengan penugasan kepada Perum Bulog sebagai penyedia pangan, serta didukung penuh oleh Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Arlan menegaskan bahwa bantuan beras dan minyak goreng yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

Menurutnya, bantuan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. “Pemerintah ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran, serta menjadi langkah dalam mengatasi kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, hingga mengendalikan dampak inflasi,” ujarnya.

Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sendiri dirancang sebagai upaya antisipatif dalam menjaga stabilitas pangan, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap memengaruhi daya beli masyarakat.

Suasana kegiatan semakin menghangat saat Wali Kota secara langsung menyerahkan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat. Bagi warga, momen tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk perhatian yang sangat berarti dari pemerintah daerah.

Salah seorang warga Kelurahan Karang Jaya, Siti (45), mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan pemerintah, karena benar-benar memperhatikan kami masyarakat kecil. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Rudi (52), yang merasa bahwa kehadiran langsung pemimpin daerah memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat. “Kami merasa diperhatikan. Bukan hanya dibantu, tapi juga didatangi langsung. Itu yang membuat kami merasa dihargai,” ujarnya.

Kegiatan launching ini juga dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih. Turut hadir Wakil Wali Kota Franky Nasril, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, serta Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Arlan.

Selain itu, hadir pula Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky serta berbagai tamu undangan lainnya yang turut menyaksikan secara langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat. Kehadiran para pejabat daerah tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan program bantuan sosial berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Bagi masyarakat, bantuan pangan seperti ini bukan sekadar solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi harapan untuk keberlanjutan kesejahteraan keluarga di masa depan.

Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang terdampak kondisi ekonomi global maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Kehadiran langsung Wali Kota di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh warga.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan program bantuan pangan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sehingga kesejahteraan dan ketahanan pangan di Kota Prabumulih semakin terjaga. (tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *