Lahat  

Diserbu Warga Lahat! Beras SPHP 4 Ton Ludes di Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026

ist

Lahat, bidiksumsel.com – Dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang serta selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Ramadan 2026, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lahat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan GPM serentak ini dilaksanakan di dua titik strategis, yakni di samping Kantor Bulog Jalan R. Suprapto serta di depan TK Putra Jalan Kolonel Barlian, Kabupaten Lahat.

GPM tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Lahat, M Ichan Fadli, SIP MM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lahat Ibni Noris, SE MM, yang didampingi Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan beserta jajaran, serta perwakilan TPID dan Bulog.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lahat, Ibni Noris melalui Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Ahmad Firdaus, SP, MMA, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM serentak ini merupakan program nasional yang dilakukan di seluruh Indonesia.

“GPM ini serentak dilaksanakan dari Sabang sampai Merauke,” jelas Firdaus, Sabtu (14/2/2026).

Ia menyampaikan, program tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelang momentum hari besar keagamaan seperti Ramadan, guna menekan potensi inflasi yang biasanya dipicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Pelaksanaan kegiatan ini juga dilakukan melalui sinergi bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan kabupaten/kota, serta melibatkan BUMN Bulog sebagai penyedia bahan pokok.

Firdaus menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi. Selain karena harga lebih murah dibanding pasar, lokasi kegiatan juga mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan.

“Masyarakat sangat antusias sekali, karena harga lebih murah dari harga pasar, mudah dijangkau juga karena lokasi yang strategis di pinggir jalan dan tidak susah-susah masuk ke dalam pasar hingga bayar parkir,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan GPM tersebut, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dilaporkan terjual habis, bahkan beras SPHP menjadi salah satu yang paling banyak diserap warga.

Adapun komoditas yang terjual dalam GPM serentak itu di antaranya :

  • Beras SPHP sebanyak 4 ton atau 800 kampil, dengan harga Rp57.000 per kampil (5 kg)
  • Minyakita sebanyak 20 dus atau 240 liter, dengan harga Rp15.000 per liter
  • Minyak premium merek BeFood sebanyak 5 dus, dengan harga Rp19.000 per liter
  • Gula pasir sebanyak 50 kg, dengan harga Rp17.000 per kg
  • Beras premium Ramos sebanyak 20 kampil, dengan harga Rp74.000 per kampil

Firdaus menegaskan, seluruh harga yang dijual dalam kegiatan tersebut berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Harga tersebut dijual di bawah HET. Sedangkan untuk HET sendiri, beras SPHP Rp62 ribu per kampil, Minyakita Rp15.700 per liter, dan gula pasir Rp17.500 per kg,” jelasnya.

Melalui kegiatan GPM serentak ini, Pemerintah Kabupaten Lahat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pangan murah secara berkelanjutan.

Program tersebut bukan hanya bertujuan menjaga inflasi dan daya beli masyarakat menjelang Ramadan, tetapi juga memastikan ketersediaan, stabilisasi, serta distribusi pangan berjalan aman, lancar, dan merata.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Pemkab Lahat berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang, sementara pemerintah dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah. (agusman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *