Palembang Segera Miliki Satgas Anti-Narkoba Sendiri! Ini Langkah Serius Pemkot & BNNP

fhoto : ist

Satgas BNK Segera Dibentuk, Pemkot Palembang dan BNNP Sumsel Bersinergi Lawan Ancaman Narkoba

Palembang, bidiksumsel.com – Upaya Pemerintah Kota Palembang dalam memerangi penyalahgunaan narkotika terus menunjukkan langkah konkret. Menindaklanjuti pertemuan awal bulan bersama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, hari ini Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Dr. Drs. Guruh Achmad Fadiyanto, M.H, melakukan audiensi langsung dengan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, di ruang audiensinya.

Audiensi ini menjadi bagian penting dari komitmen bersama dalam membentuk Satuan Tugas Badan Narkotika Kabupaten/Kota (Satgas BNK) Kota Palembang, yang akan berperan sebagai ujung tombak dalam penanganan dan pencegahan narkoba di ibu kota Provinsi Sumsel.

Sebagai salah satu kota metropolitan di Pulau Sumatera, Palembang menghadapi tantangan serius dalam penanggulangan narkoba. Posisinya sebagai kota perdagangan, perlintasan antarprovinsi, dan padat penduduk menjadikan wilayah ini rentan terhadap peredaran gelap narkotika.

Menurut Brigjen Guruh Achmad, kehadiran Satgas BNK bukan hanya sebagai simbol perlawanan terhadap narkoba, tetapi strategi konkret untuk memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kota besar seperti Palembang pasti punya tantangan besar juga dalam hal narkotika. Pemerintah harus hadir dan aktif dengan segala cara,” ujarnya.

Dukungan Penuh Pemkot Palembang

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Palembang Aprizal Hasyim menyambut baik inisiatif BNNP Sumsel dan menegaskan komitmen Pemkot untuk segera merealisasikan pembentukan Satgas BNK. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Ratu Dewa yang sebelumnya sudah menyatakan kesiapan untuk :

  • Menyediakan staf dan sekretariat BNK Kota Palembang
  • Menganggarkan pendanaan operasional melalui APBD
  • Memfasilitasi integrasi lintas sektor (pendidikan, kesehatan, sosial, dan keamanan)

Sebagai bentuk sinergi, BNNP Sumsel juga akan mengirimkan personel khusus yang akan memperkuat struktur BNK Kota Palembang.

Strategi dan Fokus Program Satgas BNK

Brigjen Pol Guruh menjelaskan bahwa fokus awal Satgas BNK Palembang akan menyasar tiga aspek utama :

  1. Edukasi dan Pencegahan Dini
    Satgas BNK akan menyusun kurikulum pencegahan narkoba sejak dini, mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, melalui program edukasi intensif.
  2. Kampanye Digital dan Media Sosial
    Menyadari besarnya pengaruh digital terhadap generasi muda, kampanye akan dilakukan melalui platform medsos populer dengan konten positif, video pendek, hingga podcast interaktif.
  3. Pemetaan Wilayah Rawan dan Rehabilitasi
    Melalui kerja sama dengan Polresta, Dinas Sosial, dan Puskesmas, Satgas BNK juga akan melakukan pemetaan zona rawan narkoba dan menyediakan akses rehabilitasi gratis bagi pengguna narkoba yang ingin sembuh.

“Pemerintah bisa masuk lewat pendidikan, komunitas muda, bahkan lewat media sosial. Pencegahan narkoba harus dibungkus dengan pendekatan yang relevan bagi anak muda,” ungkap Brigjen Guruh.

Langkah ini dinilai penting karena selama ini Palembang belum memiliki unit BNK yang mandiri, sehingga sebagian besar upaya pemberantasan narkoba ditangani langsung oleh BNNP Sumsel dan aparat penegak hukum lainnya.

Dengan terbentuknya BNK Palembang nanti, kota ini diharapkan bisa menjadi pionir dalam penguatan kelembagaan anti-narkoba tingkat kota, setara dengan kabupaten/kota besar lain di Indonesia yang sudah lebih dahulu membentuk BNK.

Rencana pembentukan Satgas BNK Palembang mendapat respons positif dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, hingga komunitas pemuda. Mereka menilai, langkah ini dapat menekan potensi penyebaran narkoba secara struktural dan sistematis, bukan hanya menindak pelaku, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat.

Audiensi antara BNNP Sumsel dan Pemkot Palembang ini membuktikan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kerja sama lintas lembaga, pendekatan kolaboratif, serta komitmen kepemimpinan lokal yang kuat.

Jika semua berjalan sesuai rencana, BNK Kota Palembang akan mulai operasional dalam waktu dekat, dan akan menjadi kekuatan baru dalam mewujudkan Palembang Bersinar (Bersih Narkoba).

“Pemerintah tidak boleh tinggal diam. Kehadiran Satgas ini adalah jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat untuk hidup aman dari bahaya narkoba,” tutup Brigjen Pol Guruh. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *