Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang Siap Tampil Memukau di HUT Kota ke-1342!

fhoto : ist

Fashion Show hingga Kuliner, Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang Siap Meriahkan HUT Kota ke-1342

Palembang, bidiksumsel.com – Perayaan Hari Jadi Kota Palembang ke-1342 tahun ini dipastikan akan berlangsung lebih istimewa. Tidak hanya karena digelar di lokasi ikonik Benteng Kuto Besak (BKB), namun karena akan diwarnai penampilan istimewa dari mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan : 15 warga binaan Lapas Perempuan Kelas II A Palembang.

Kreativitas dan semangat perubahan yang mereka miliki akan ditampilkan dalam bentuk fashion show hasil karya batik, serta pertunjukan vokal menyanyi yang dikemas secara profesional dan menyentuh.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, saat melakukan audiensi dengan jajaran Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, Selasa (3/6/2025).

“Ada 15 warga binaan yang akan tampil dalam kegiatan HUT Palembang nanti di BKB. Selain itu, banyak sekali potensi yang bisa digali dari mereka, apalagi setelah mereka selesai menjalani masa hukuman,” ujar Dewi.

Penampilan fashion show kali ini tidak biasa. Busana yang akan diperagakan adalah hasil produksi warga binaan sendiri, mulai dari perancangan motif, pemilihan bahan, hingga proses menjahit. Batik yang dipilih bukan sekadar kain bermotif, tetapi menjadi simbol perjuangan, kreativitas, dan harapan baru bagi para perempuan di balik jeruji.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, Desi Andriyani, menyebut bahwa kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak kepolisian menjadi bagian penting dari keberhasilan penampilan ini.

“Kami ingin menampilkan bahwa warga binaan ini tidak kehilangan jati diri dan kreativitasnya. Justru di balik keterbatasan, mereka mampu melahirkan karya yang luar biasa,” kata Desi.

Tak hanya sekadar tampil di panggung, para warga binaan juga akan turut serta dalam bazar makanan, menjajakan berbagai produk kuliner olahan mereka seperti aneka kue kering, minuman herbal, dan jajanan khas Palembang. Produk-produk ini merupakan hasil pelatihan keterampilan yang mereka ikuti selama berada di dalam Lapas.

“Keterampilan ini adalah bekal penting agar mereka tidak kembali pada kehidupan lama. Dari membuat makanan, menjahit, sampai menyanyi semua dilatih untuk membentuk pribadi yang lebih mandiri dan kreatif,” jelas Dewi Sastrani.

Dewi menambahkan bahwa program ini adalah salah satu bentuk kepedulian TP PKK terhadap rehabilitasi sosial dan pemberdayaan perempuan, terutama mereka yang sedang menjalani masa hukuman.

“Saya berharap pertemuan TP PKK dengan Lapas Perempuan menjadi solusi bersama untuk mengangkat potensi dan masa depan mereka ke arah yang lebih baik.”

Dalam atmosfer HUT Kota Palembang yang biasanya dipenuhi parade budaya, bazar kuliner, dan hiburan rakyat, kehadiran warga binaan sebagai bagian dari pengisi acara menghadirkan pesan kuat: setiap orang berhak atas kesempatan kedua.

Pentas ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari reintegrasi sosial, memperkenalkan kembali para mantan warga binaan ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang baru dan positif.

“Kami berharap semua bisa berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya warga binaan. Ini adalah momen untuk menunjukkan bahwa mereka juga bisa berkontribusi untuk kota ini,” tutup Kalapas Desi.

Program ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pegiat sosial. Banyak yang melihat inisiatif ini sebagai bentuk kemajuan sistem pemasyarakatan, yang tak hanya menghukum tapi juga membina dan memberdayakan.

Sebagian warga mengaku penasaran dan menunggu penampilan para warga binaan ini. Tidak sedikit pula yang mengaku ingin mencicipi hasil olahan mereka saat stan makanan dibuka di area BKB.

Dari balik jeruji ke atas panggung, dari ruang tahanan ke dapur usaha, warga binaan Lapas Perempuan Palembang membuktikan bahwa harapan selalu punya tempat untuk tumbuh, bahkan dalam ruang yang paling sempit sekalipun. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *