Kolaborasi Hebat! Dewi Sastrani dan IDI Siap Gelar Aksi Kesehatan Massal di Palembang

fhoto : ist

Palembang, bidiksumsel.com – Di tengah hangatnya udara pagi di rumah dinas Wali Kota Palembang, suasana pertemuan yang penuh semangat terasa kuat dalam pertemuan Selasa, 10 Juni 2025. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang sekaligus Ketua PMI, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menerima audiensi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Palembang.

Kehadiran IDI ke kediaman istri Wali Kota Palembang ini bukan semata-mata bersilaturahmi, melainkan membawa semangat dan tekad untuk memberikan sesuatu yang berarti bagi masyarakat Kota Palembang. Dalam rangka menyambut Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) tahun 2025, IDI mengusung serangkaian kegiatan sosial-kesehatan dengan target utama pelayanan langsung ke masyarakat.

Ketua IDI Cabang Palembang, dr. Yuli Kurniawati, mengungkapkan bahwa kegiatan dalam rangka HBDI sejatinya telah berlangsung sejak bulan Mei. Namun, puncak acaranya akan digelar secara serentak pada 22 Mei 2025 mendatang.

“Di antaranya, kami akan mengadakan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” kata dr. Yuli dengan penuh semangat.

Kegiatan ini tidak berdiri sendiri. IDI menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan TP PKK Kota Palembang untuk menjangkau masyarakat hingga ke tingkat bawah.

“Kami melihat kolaborasi ini penting, karena gerakan kesehatan tidak bisa dijalankan hanya oleh tenaga medis. Harus ada dukungan dari elemen masyarakat, kader PKK, OPD, dan relawan lainnya,” tambahnya.

Merespons pemaparan IDI, Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan apresiasi mendalam. Baginya, sinergi antara organisasi profesi seperti IDI dengan lembaga sosial seperti TP PKK dan PMI adalah kunci utama untuk mendorong gerakan kesehatan yang berdampak luas.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan siap berkolaborasi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya seremonial,” ungkap Dewi.

Dewi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang melalui TP PKK dan PMI selalu siap menjadi mitra kerja yang aktif, terutama dalam kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan sosial.

“Apalagi ini momen Hari Bakti Dokter, yang harus menjadi cermin dedikasi para dokter untuk rakyat. Kami akan siapkan segala sesuatunya secara terukur: mulai dari peserta, tempat, logistik, hingga publikasi,” tambahnya.

HBDI 2025, Momentum untuk Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan

Selain kegiatan lapangan, HBDI tahun ini juga diharapkan menjadi titik tolak meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Edukasi yang akan dilakukan di lapangan akan menyasar keluarga-keluarga yang selama ini sulit mengakses layanan medis secara rutin.

TP PKK akan mengerahkan kader-kader kesehatan tingkat kelurahan, sementara PMI akan mendukung penuh dalam hal teknis donor darah dan layanan medis dasar.

“Kami ingin peringatan HBDI menjadi momen penting bagi masyarakat untuk merasa dekat dan percaya pada tenaga medis, bukan takut datang ke puskesmas atau rumah sakit,” ujar dr. Yuli.

Dalam audiensi ini, telah disepakati bahwa pelibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang relevan seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial sangat penting. Selain itu, unsur kelurahan dan kecamatan akan dilibatkan dalam hal fasilitasi tempat dan logistik kegiatan.

Rangkaian acara juga akan melibatkan relawan muda PMI, kader Posyandu, hingga komunitas pemuda. Mereka akan bertugas mengatur alur peserta, sosialisasi, hingga pendampingan kegiatan pemeriksaan.

Kegiatan menyambut HBDI tahun ini bukan hanya menjadi bentuk dedikasi para dokter, namun juga harapan bersama agar masyarakat Kota Palembang bisa lebih sehat, peduli, dan memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang adil dan setara.

“Kami ingin meninggalkan warisan baik, bahwa Hari Bakti Dokter Indonesia tidak sekadar perayaan, tapi kerja nyata. Kami percaya kolaborasi ini akan menjadi contoh baik ke depan,” pungkas Dewi Sastrani.

Dengan semangat kolaboratif ini, IDI, TP PKK, dan PMI bersatu dalam satu visi besar : menjadikan Palembang lebih sehat dan masyarakatnya lebih tangguh menghadapi tantangan kesehatan di masa depan. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *