Jamkrindo Siap Dukung UMKM dan Proyek Daerah di Palembang Lewat Skema Penjaminan Kredit
Palembang, bidiksumsel.com – PT Jamkrindo Cabang Palembang terus mengambil langkah progresif untuk memperluas jangkauan layanan penjaminan kredit, dengan menyasar pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), koperasi, serta kontraktor proyek fisik di Kota Palembang. Hal ini terungkap dalam pertemuan resmi antara pihak Jamkrindo dan Pemerintah Kota Palembang, Rabu (14/5/2025).
Dalam audiensi tersebut, Pemimpin Cabang PT Jamkrindo Palembang, Maulana Febrino P, menjelaskan bahwa pihaknya ingin membangun kolaborasi strategis bersama Pemkot Palembang, seperti yang sudah mereka lakukan sebelumnya dengan beberapa daerah lain di Sumsel.
“Sebelumnya kami sudah menjalin kerja sama dengan Pemkot Lubuklinggau, Pagaralam, Muara Enim, dan Pemprov Sumsel. Kini kami ingin membawa layanan ini ke Palembang,” ujar Maulana.
Apa itu penjaminan kredit? Banyak yang masih keliru mengira ini sebagai bentuk pinjaman. Padahal, skema yang ditawarkan Jamkrindo lebih mirip dengan sistem asuransi, di mana mereka bertindak sebagai penjamin atas kelancaran pembayaran atau pelaksanaan suatu proyek atau kredit.
Melalui program ini, Jamkrindo menjamin berbagai aspek seperti :
- Jaminan penawaran
- Jaminan pelaksanaan
- Jaminan uang muka
- Jaminan pemeliharaan
Artinya, jika terjadi kegagalan dalam pelaksanaan proyek oleh kontraktor, maka Jamkrindo akan menanggung risiko tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kolaborasi dengan Sistem Pemkot untuk Verifikasi Kontraktor
Menariknya, dalam kerja sama dengan Pemkot Palembang, Jamkrindo akan memanfaatkan sistem digital milik pemerintah kota untuk memverifikasi proyek dan pelaku usaha yang akan dijamin.
“Sistem yang dimiliki Pemkot sangat membantu kami. Kami bisa mendeteksi proyek-proyek daerah yang ada dan memverifikasi apakah kontraktor tersebut memenuhi kriteria untuk dijamin,” jelas Maulana.
Hanya kontraktor yang layak secara administrasi, teknis, dan finansial yang akan mendapatkan penjaminan. Ini juga akan membantu Pemkot dalam memastikan proyek dikerjakan oleh pelaksana yang kredibel dan profesional.
Skema ini membawa manfaat besar, baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat umum. Beberapa manfaat utama meliputi:
- Mengurangi risiko proyek mangkrak
- Mempercepat realisasi anggaran pembangunan
- Meningkatkan kepercayaan investor dan mitra kerja
- Memberi perlindungan hukum dan teknis bagi pelaku usaha
- Mendukung pertumbuhan UMKM yang butuh modal kerja
Dengan penjaminan kredit, UMKM dan kontraktor tidak perlu lagi menjaminkan aset besar untuk mendapat pembiayaan dari bank atau lembaga keuangan. Sebab, jaminan dari Jamkrindo bisa menjadi pengganti agunan.
Menanggapi inisiatif tersebut, Plt Asisten I Setda Kota Palembang, Allan Gunery, S.STP, MH, menyatakan dukungan penuh atas kerja sama yang ditawarkan Jamkrindo. Ia menyebut program ini sangat relevan dengan kondisi riil di lapangan, di mana banyak proyek pembangunan membutuhkan perlindungan dari sisi legal dan keuangan.
“Kami sangat terbuka terhadap program seperti ini. Semoga bisa menjadi solusi konkret untuk mendorong penyelesaian proyek-proyek di Palembang secara tuntas dan berkualitas,” ujar Allan.
Allan juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi pasca pandemi dan fluktuasi anggaran.
Dengan hadirnya Jamkrindo di Palembang, diharapkan semakin banyak pelaku usaha kecil dan menengah serta kontraktor lokal yang naik kelas, memiliki akses lebih luas terhadap pembiayaan, serta berani mengambil peluang proyek-proyek strategis daerah.
Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa membangun kota tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. (rd)












