Bukan Sekadar Pelatihan, Ini Langkah Nyata Palembang Ciptakan Pekerja Konstruksi Tersertifikasi!

fhoto : bidiksumsel.com/dkd

Palembang, bidiksumsel.com – Kota Palembang mengambil langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu wujud konkritnya adalah pelatihan dan sertifikasi untuk Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) yang digelar di halaman kantor Dinas PUPR Kota Palembang, Kamis (15/5/2025).

Inisiatif ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan “Palembang Cerdas”, dengan memastikan para pekerja konstruksi memiliki kompetensi yang diakui secara resmi dan standar keselamatan kerja yang tinggi.

Sertifikasi TKK adalah proses penilaian formal yang menegaskan bahwa seorang tenaga kerja konstruksi memiliki kemampuan dan pengetahuan sesuai standar nasional. Sertifikasi ini tidak hanya memperkuat posisi tenaga kerja di pasar, tetapi juga menjadi jaminan mutu dalam proyek pembangunan.

Sertifikasi berlaku untuk berbagai level dari tenaga terampil hingga tenaga ahli. Di Palembang, fokus saat ini adalah pada tenaga terampil kualifikasi operator.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara:

  • Dinas PUPR Kota Palembang
  • Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang
  • Sekretariat Daerah Kota Palembang
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • Lembaga pelatihan dan mitra konstruksi lainnya

Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Asisten III Setda Kota Palembang, Alex Ferdinandus, yang menekankan pentingnya pelatihan sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan.

“Program ini sejalan dengan visi Palembang Cerdas. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena akan melahirkan tenaga ahli tersertifikasi dan berkualitas,” – Alex Ferdinandus.

Saat ini, sebanyak 300 peserta terdaftar dalam program pelatihan dan sertifikasi. Pemerintah Kota Palembang menargetkan hingga 1.000 peserta dalam satu tahun.

Target ini bukan tanpa alasan. Kualitas SDM yang tinggi akan berdampak pada:

  • Kualitas dan ketepatan proyek infrastruktur
  • Keselamatan kerja di lapangan
  • Kenyamanan dan estetika tata kota
  • Produktivitas dan efisiensi anggaran

Proses sertifikasi dilakukan melalui:

  1. Pelatihan teknis sesuai klasifikasi pekerja
  2. Uji kompetensi oleh lembaga sertifikasi profesi
  3. Penerbitan sertifikat resmi sesuai standar nasional

Balai Jasa Konstruksi Wilayah II yang dipimpin oleh Martalia Isneini menjelaskan bahwa meskipun target tahun ini disesuaikan karena efisiensi, program tetap berjalan optimal.

“Kolaborasi lima pihak pemerintah pusat, daerah, swasta, donor, dan masyarakat jasa konstruksi akan terus kita perkuat.”

Satu aspek penting yang tak bisa diabaikan adalah jaminan sosial dan keselamatan kerja.

Martalia menegaskan bahwa seluruh tenaga kerja konstruksi wajib memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita tidak bisa menghindari risiko di lapangan. Perlindungan asuransi sangat penting. Sosialisasi akan terus digencarkan,” ujarnya.

Manfaat jangka panjang dari program ini sangat besar, di antaranya:

  • Pembangunan yang lebih aman dan berkualitas
  • Tenaga kerja lokal yang profesional dan kompetitif
  • Peningkatan kesejahteraan pekerja konstruksi
  • Lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif

Dengan tenaga kerja bersertifikasi, Kota Palembang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang menggerakkannya.

Pelatihan dan sertifikasi TKK di Kota Palembang adalah bagian dari strategi besar untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas tinggi. Pemerintah kota berharap program ini tak hanya menghasilkan lulusan bersertifikat, tetapi juga mengubah wajah sektor konstruksi di Palembang menjadi lebih modern, aman, dan berdaya saing tinggi. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *