Ratu Dewa Targetkan Rampungkan Infrastruktur Sekolah di Palembang dalam Tiga Tahun
Palembang, bidiksumsel.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmennya untuk menuntaskan janji politik dalam sektor pendidikan. Salah satu fokus utamanya adalah memperbaiki infrastruktur sekolah yang tersebar di Kota Palembang dalam waktu tiga tahun sejak menjabat.
Hal tersebut disampaikan Ratu Dewa saat melakukan kunjungan ke SMPN 47 Palembang di Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu (5/3/2025).
“Kami targetkan dalam waktu tiga tahun, seluruh bangunan sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMPN di Palembang bisa diperbaiki. Ini adalah bagian dari visi misi Ratu Dewa – Prima Salam, Palembang Cerdas dan Palembang Sehat,” ujar Ratu Dewa.
Anggaran 20 Persen APBD Capai 1 Triliun Lebih
Untuk merealisasikan target tersebut, Pemerintah Kota Palembang telah mengalokasikan 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), yang diperkirakan mencapai Rp1 Triliun lebih.
Anggaran ini akan digunakan untuk :
– Rehab berat dan ringan 61 bangunan SMPN
– Perbaikan 249 bangunan SD
– Rehab 8 bangunan PAUD dan TK
“Kami memastikan anggaran yang dialokasikan sesuai dengan kebutuhan. Pendidikan adalah salah satu prioritas utama kami,” tambahnya.
Peran Aktif Kepala Sekolah Ditekankan
Dalam kunjungan tersebut, Ratu Dewa juga meminta kepala sekolah agar lebih aktif dalam melaporkan kondisi bangunan sekolah kepada Dinas Pendidikan Kota Palembang.
“Kami butuh laporan langsung dari kepala sekolah, agar proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia mencontohkan bangunan pagar sekolah di SMPN 47 Palembang yang sudah miring dan membahayakan siswa. Pagar tersebut akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.
Palembang Cerdas, Palembang Sehat
Program ini sejalan dengan visi misi Ratu Dewa – Prima Salam (RDPS), yang berfokus pada pembangunan di bidang Pendidikan dan Kesehatan.
Ratu Dewa memastikan bahwa pembangunan infrastruktur sekolah akan diselaraskan dengan program kesehatan, seperti pelayanan kesehatan gratis hanya dengan KTP Palembang.
“Pendidikan dan kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang harus kami penuhi. Kami ingin semua anak-anak di Palembang mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” pungkasnya. (rd)












