Palembang, bidiksumsel.com – Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, melakukan inspeksi kegiatan zakat para pejabat di wilayah administrasi Kota Palembang pada hari Selasa, 2 April 2025. Acara pembayaran zakat ini berlangsung secara kolektif, di mana para pejabat membayar zakat maal mereka melalui Lembaga Pengelola Zakat Nasional (Baznas), bertempat di gedung masyarakat di Jalan Tasik, Palembang.
Ratu Dewa menyampaikan, berikut ini adalah Bukti Pembayaran Zakat (BPZ) dari Lembaga Pengelola Zakat Nasional Baznas kota Palembang. “Ini merupakan zakat maal yang dikumpulkan dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, berasal dari sumber penghasilan mereka seperti Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dan Tunjangan Kinerja (Tukin), yang dibayarkan sebesar 2,5 persen,” ungkap Ratu Dewa.
Dewa menegaskan pentingnya pengelolaan zakat maal yang transparan agar distribusinya dapat tepat sasaran. Melalui berbagai program yang dijalankan Baznas, banyak manfaat telah dirasakan oleh warga kurang mampu.
“Program seperti renovasi rumah, program pendidikan Palembang cerdas dan program kesehatan Palembang sehat telah berhasil diimplementasikan dengan baik, sehingga Kota Palembang mendapatkan apresiasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPK) Republik Indonesia atas transparansi keuangan dalam pengelolaan dana Baznas,” lanjutnya.
Baznas, sebagai mitra kerja Pemerintah, terus berupaya mengurangi kemiskinan dan menghapuskan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program dan kegiatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia menunjukkan penurunan setiap tahunnya, dengan penurunan terakhir pada tahun 2023 sebanyak 460 ribu orang dari tahun sebelumnya.
Pencapaian ini sejalan dengan penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kota Palembang, seperti terlihat dari data berikut:
- Tingkat Kemiskinan: Tahun 2022: 10,48% Tahun 2023: 10,22% (menurun 0,26%)
- Pertumbuhan Ekonomi: Tahun 2022: 5,25% Februari 2023: 5,12% (menurun 0,13%)
“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras bersama, baik oleh Pemerintah Kota Palembang maupun lembaga lainnya. Sejak tahun 2016 hingga saat ini, Baznas Kota Palembang telah secara rutin membantu pemerintah dalam menyediakan rumah layak huni untuk warga Kota Palembang, dengan catatan 78 rumah telah dibangun atau direnovasi oleh Baznas Kota Palembang,” tutur Ratu Dewa.
Ridwan Nawawi, Ketua Baznas Kota Palembang, menambahkan bahwa zakat maal ini terkumpul dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Direktur Utama dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Palembang. Sumber dana zakat ini berasal dari TPP atau Tukin yang diterima setiap bulan, kemudian diakumulasikan selama satu tahun.
“Dari total ASN yang berjumlah 4 ribu, baru 30 persen yang telah membayar zakat maal mereka, dan masih ada kesempatan untuk menunaikannya sebelum lebaran tiba. Kami menargetkan pada bulan Ramadhan ini, zakat maal yang terkumpul dapat mencapai 1 Miliar, namun berdasarkan arahan terbaru dari Bapak Wali Kota, target dinaikkan menjadi 1,3 Miliar,” pungkasnya. (red)












