Palembang, bidiksumsel.com – Terkait temuan kurang lebih 1000 batang ganja tumbuh subur di lahan sebuah kebun seluas 1 hektar di Desa Mandi Api Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang yang di temukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel ) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang, BNNK Lubuklinggau dan BNNK Musi Rawas pada hari Rabu (02/02/22) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNNP Sumsel Kombes Pol Agus Sudarno SH MH mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa akan adanya transaksi narkoba jenis ganja di wilayah Kabupaten Empat Lawang, pihaknya bergerak cepat.
“Pada hari Senin (31/01/2022) sekitar pukul 1 siang tim Brantas BNNK Empat Lawang mencurigai satu unit kendaraan roda dua jenis Honda Revo warna hitam
dengan nomor polisi BD 4076 ELyang dikendarai oleh tiga orang terlihat melintas di Desa Batu Pance Kec. Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang,” paparnya saat konpres di kantor BNNP Sumsel. Kamis, (03/01/2022).
Kemudian team yang di pimpin langsung Kepala BNNK Empat Lawang AKBP Syahril mengikuti dan mengamati kendaraan tersebut secara lebih mendalam. Setelah merasa yakin bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan yang diduga membawa narkotika maka tim Brantas BNNK Empat Lawang langsung melakukan penyergapan.
“Pada saat penyergapan dua orang dapat melarikan diri sedangkan satu orang dapat diamankan yang mengaku bernama, Efriansyah Alias Rian (24 thn),” katanya.
Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan satu bungkus kantong kresek warna hitam di dalam baju tersangka, dan dibuka kantong tersebut berisikan diduga narkotika jenis Ganja dengan berat brutto ± 466 Gram. Kemudian tersangka di amankan dan tersangka dibawa ke BNNK Empat Lawang untuk di introgasi.
“Dari hasil introgasi terhadap Rian diketahui dua orang yang melarikan diri tersebut An. Andi dan Jaka, ia dijanjikan akan diberi upah yang belum tahu jumlahnya,” ujarnya.
Sepengetahuan tersangka Narkotika tersebut milik saudara AN (DPO) dengan alamat Desa Rantau Dodor Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang yang mempunyai Ladang di Desa Mandi Angin Kecamatan Pendopo Barat.
Berdasarkan introgasi tersebut, kemudian Kepala BNNK Empat Lawang AKBP Syahril melakukan koordinasi dengan BNNP Sumsel untuk melakukan pengembangan ke ladang Ganja tersebut Pada hari Selasa (01/02/22) sekira pukul 23.30 WIB tim gabungan BNNP Sumsel, BNNK Empat Lawang, BNNK Musi Rawas dan BNNK Lubuklinggau melakukan pengembangan ke lokasi ladang Ganja tersebut.
Pada hari Rabu (02/02/22) sekitar pukul 03.00 Wib team menemukan tanaman Ganja dengan luas ± 1 Hektar yang berisikan ± 1.000 batang pohon Ganja siap panen.
“Team melakukan pencabutan seluruh pohon Ganja tersebut dan dimasukan ke dalam 8 karung besar. Kemudian barang bukti tersebut kita bawa ke BNNP Sumsel,” jelasnya.
Pohon-pohon Ganja tersebut ukuran nya ada yang setinggi 1 meter ada sekitar kurang lebih 600 batang dan yang lebih pendek ada sekitar kurang lebih 400 batang.
“Pemilik kebun sudah 6 bulan nanam. Namun begitu kita kejar sampai ditempat ia sudah kabur, Tanaman ganja tersebut di tanam dan di samarkan dengan tanaman kopi, yang di sebar di lahan seluas kurang lebih 1 hektar,” ungkapnya.
Petugas mengalami kesulitan dengan medan nya untuk menuju lokasi yang merupakan perbukitan dan jurang.
“Lokasi lahan kebun cukup jauh dari permukiman warga, untuk menuju kesana kami mengalami kesulitan karena jalan nya naik turun bukit dan hampir 4 jam kita tiba di lokasi,” pungkasnya. (dkd)










