Beranda Sumsel Lahat Menjemput Asa di Ujung Tahun : PMII Lahat Tutup 2025 dengan Doa,...

Menjemput Asa di Ujung Tahun : PMII Lahat Tutup 2025 dengan Doa, Refleksi, dan Tekad Pergerakan

bidiksumsel.com/ali

Menjemput Asa, Merawat Pergerakan: Refleksi Akhir Tahun PMII Lahat

Lahat, bidiksumsel.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Lahat menutup tahun 2025 dengan sebuah kegiatan reflektif yang sarat makna. Bertajuk “Menjemput Asa, Merawat Pergerakan”, refleksi akhir tahun ini digelar pada Sabtu malam, 31 Desember 2025, sebagai ruang muhasabah sekaligus penguatan spirit kaderisasi menuju tahun yang baru.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan kekeluargaan. Tidak sekadar seremoni pergantian tahun, refleksi ini menjadi momentum penting bagi kader PMII Lahat untuk menengok kembali perjalanan organisasi sepanjang 2025, sekaligus menata langkah perjuangan ke depan.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama, sebagai bentuk spiritualisasi gerakan. Doa-doa tersebut tidak hanya dipanjatkan untuk keberkahan organisasi, tetapi juga secara khusus dikirimkan kepada masyarakat di wilayah Sumatra yang tengah tertimpa bencana alam.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting dalam keluarga besar PMII Lahat. Tampak demisioner Ketua Cabang PMII Husni Mubarak dan Rendi Arfendo, para senior, serta kader aktif dari berbagai komisariat, di antaranya Komisariat STIT, Unsela, dan Universitas Terbuka. Kehadiran lintas generasi ini menjadi simbol kuatnya silaturahmi dan kesinambungan pergerakan PMII di Kabupaten Lahat.

Dalam sambutannya, Ketua Cabang PMII Lahat, Ramdani Majid, menekankan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ruang evaluasi diri sebagai mahasiswa dan kader pergerakan.

“Mari kita kirimkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita di Sumatra yang tengah tertimpa musibah. Dan bagi kita sebagai kader, refleksi ini menjadi penting untuk mempertanyakan kembali peran kita sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Ramdani menegaskan bahwa mahasiswa sejatinya adalah agen perubahan yang harus memiliki semangat belajar yang tinggi, kepekaan sosial, serta keberanian dalam memperjuangkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

“Mahasiswa harus punya spirit belajar, jiwa yang haus akan ilmu, dan semangat pergerakan yang tidak padam. Tanpa itu, gerakan akan kehilangan ruhnya,” tegasnya di hadapan para kader.

Selain doa dan sambutan, kegiatan refleksi ini juga diisi dengan diskusi reflektif dan sharing session. Dalam sesi tersebut, para kader diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan harapan terkait kondisi internal organisasi maupun realitas sosial yang dihadapi mahasiswa hari ini. Diskusi berlangsung cair namun penuh substansi, menandakan adanya kesadaran kolektif untuk terus berbenah dan bertumbuh.

Para demisioner dan senior PMII Lahat turut memberikan pandangan kritis dan motivasi kepada kader muda. Mereka menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar PMII, seperti keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Refleksi akhir tahun ini juga menjadi ajang penguatan silaturahmi lintas komisariat dan generasi. Suasana santai namun bermakna terasa sepanjang kegiatan, memperlihatkan bahwa PMII tidak hanya menjadi ruang perjuangan ideologis, tetapi juga rumah besar bagi kader untuk bertumbuh bersama.

Menjelang penutupan acara, seluruh peserta mengikuti pembacaan resolusi tahun baru. Resolusi tersebut berisi komitmen bersama untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kapasitas intelektual kader, serta menjaga konsistensi gerakan PMII agar tetap relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa.

Dengan berakhirnya refleksi akhir tahun ini, PC PMII Lahat berharap semangat “Menjemput Asa, Merawat Pergerakan” tidak berhenti pada momentum pergantian tahun semata. Nilai-nilai yang dirawat dalam refleksi tersebut diharapkan menjadi bekal moral dan intelektual bagi kader PMII Lahat dalam menghadapi tantangan pergerakan di tahun 2026. (ali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here