Bukan Sekadar Bertanding, Kontingen Palembang ke FORNAS VIII Siap Ukir Sejarah!

Palembang Kirim 66 Pejuang Rekreasi ke FORNAS VIII : Lebih dari Sekadar Bertanding

Palembang, bidiksumsel.com – Bukan sekadar seremoni biasa, suasana di Sekretariat KORMI Kota Palembang pada Jumat pagi, 25 Juli 2025, penuh dengan aura semangat, haru, dan optimisme. Di sinilah Wakil Walikota Palembang, H. Prima Salam, secara resmi melepas 66 penggiat olahraga dari Kota Palembang yang akan berlaga dalam Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat.

Tangan-tangan menjabat erat, doa dipanjatkan bersama, dan pesan-pesan moral menggema dari podium pelepasan. Momen ini menjadi pengingat bahwa olahraga masyarakat bukan hanya tentang keringat dan piala, tetapi tentang hati, kebersamaan, dan identitas budaya yang mengakar kuat.

“Jangan Hanya Jadi Peserta, Jadilah Inspirasi!”

Dalam pidatonya, Prima Salam tidak sekadar menyampaikan sambutan formal. Ia berbicara dari hati ke hati, memberi motivasi sekaligus nasihat kepada para atlet yang akan membawa nama Kota Palembang ke panggung nasional.

“Menang atau kalah adalah hal biasa. Tapi bagaimana kita menjaga nama baik kota ini, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan semangat kebersamaan, itu yang luar biasa,” ucap Prima, disambut tepuk tangan para peserta.

Dan bukan hanya itu. Prima Salam memberikan kejutan manis: bonus tambahan dari tim RDPS (Ratu Dewa Prima Salam) akan diberikan kepada atlet yang berhasil menyumbang medali. Hal ini menambah semangat juang para peserta, terutama bagi mereka yang selama ini berlatih tanpa banyak sorotan media atau sorak-sorai stadion besar.

“Jangan Tergoda Wisata, Fokus Kita Bertanding”

FORNAS VIII memang digelar di Lombok, NTB pulau eksotis yang menggoda siapa pun untuk menikmati keindahan alamnya. Tapi pesan tegas dari Wawako jelas: “Kalian bukan ke sana untuk liburan. Tugas utama adalah bertanding, menjaga nama baik Palembang, dan menunjukkan nilai-nilai positif dari olahraga rekreasi.”

Pesan itu bukan basa-basi. Prima bahkan secara simbolis membekali para atlet dengan mukena dan sarung, sebagai pengingat akan pentingnya menjaga ibadah di tengah kesibukan pertandingan. Tindakan ini memantik kesan mendalam : bahwa keberangkatan mereka bukan hanya fisik, tapi juga spiritual.

KORMI Palembang : Berdiri Mandiri di Panggung Nasional

Zulfikar Muharromi, Ketua KORMI Kota Palembang, dengan bangga mengumumkan bahwa sebanyak 66 penggiat olahraga dari 18 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) siap tampil dalam FORNAS VIII. Mereka datang dari berbagai latar belakang: ada yang ibu rumah tangga, guru, mahasiswa, hingga pengusaha. Semua menyatu dalam satu semangat: mencintai olahraga, mencintai Palembang.

“Olahraga rekreasi bukan lagi pelengkap. Ia telah menjadi wajah baru olahraga yang menyatukan masyarakat tanpa memandang usia, status sosial, atau prestasi elite. Yang utama adalah partisipasi dan semangat sehat bersama,” kata Zulfikar.

Berangkat dengan Cinta, Bertanding dengan Semangat

Momen pelepasan ini bukan sekadar formalitas. Ada peluk haru, semangat yang menular, dan keyakinan yang menyala. Para peserta, yang selama ini berlatih dalam senyap dan mandiri, kini melangkah ke panggung nasional dengan kepala tegak dan hati penuh tekad.

FORNAS bukan sekadar kompetisi. Ia adalah perayaan gaya hidup sehat, gotong royong, dan cinta tanah air. Dan dari Kota Palembang, 66 jiwa membawa pesan itu, melintasi lautan, menuju NTB untuk menunjukkan bahwa olahraga bukan milik atlet nasional semata, tapi milik setiap warga yang mencintai gerak dan kehidupan.

Selamat bertanding, kontingen KORMI Palembang. Langkah kalian adalah cerita yang layak dikenang. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *