GEKRAFS Palembang Dilantik : Semangat Baru Ekonomi Kreatif Lokal Disambut Hangat Wakil Walikota
Palembang, bidiksumsel.com – 6 Juli 2025
Suasana hangat, antusias, dan penuh harapan menyelimuti Atrium PTC Mall Palembang, Sabtu sore itu. Di tengah hiruk-pikuk pengunjung mal, panggung khusus berdiri megah untuk menandai lahirnya semangat baru : Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Palembang masa bakti 2025–2028.
Pelantikan ini tak hanya sekadar prosesi seremonial. Ia menjadi titik balik harapan baru bagi ribuan pelaku ekonomi kreatif di Palembang. Dan momen itu makin bermakna dengan hadirnya Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, yang memberi dukungan penuh kepada para penggerak ekonomi kreatif.
Dalam sambutannya, Prima Salam menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat yang ditunjukkan para pengurus GEKRAFS yang baru dilantik. Menurutnya, inisiatif ini adalah bentuk nyata dari peran generasi muda yang sadar akan pentingnya ekonomi kreatif sebagai penopang masa depan kota.
“Kami berharap GEKRAFS menjadi wadah yang mampu menampung ide-ide kreatif, mendorong terciptanya produk bernilai ekonomis, dan menjadikan Palembang lebih kuat secara ekonomi,” ucapnya penuh semangat.
Lebih dari itu, Prima Salam menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas pelaku usaha kreatif. Kolaborasi ini, katanya, bukan hanya memperluas lapangan kerja, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Jika pelaku ekraf tumbuh, maka ekonomi kota akan berkembang. Ini berarti masyarakat lebih tangguh, lebih sejahtera. Itulah yang kami cita-citakan,” tambahnya.
Pelantikan tersebut juga menjadi momen penting bagi Ahsanul Amali, Ketua DPC GEKRAFS Kota Palembang yang baru saja dikukuhkan. Dalam pidatonya, Ahsanul menjelaskan bahwa GEKRAFS bukan hanya komunitas, melainkan gerakan kolektif yang muncul dari keresahan akan potensi besar ekonomi kreatif yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Kami melihat banyak potensi hebat yang masih diam. GEKRAFS hadir sebagai penghubung, dari ruang-ruang pasar tradisional hingga panggung kreatif modern. Kami ingin menjadikan Palembang sebagai kota yang kuat secara ekonomi dan berdaya dari bawah,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPC GEKRAFS Kota Palembang akan fokus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Tak sekadar memberi panggung bagi pelaku UMKM, GEKRAFS juga akan menyediakan ruang edukasi, pendampingan usaha, hingga jejaring distribusi lintas sektor.
Sebagai gerakan nasional yang telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, GEKRAFS dikenal sebagai organisasi yang membuka akses seluas-luasnya bagi siapa pun yang punya kreativitas dan tekad berwirausaha.
DPC GEKRAFS Palembang pun diharapkan menjadi motor penggerak inovasi lokal, menjembatani antara pelaku usaha mikro dengan dukungan pemerintah, lembaga perbankan, serta komunitas digital.
Tidak hanya itu, keterlibatan GEKRAFS akan menciptakan lebih banyak ruang ekspresi, termasuk pelatihan kreatif untuk anak muda, promosi produk berbasis digital, hingga pelaksanaan festival ekonomi kreatif lintas subsektor.
Dengan pelantikan ini, GEKRAFS Palembang diharapkan bisa membawa perubahan nyata dalam wajah ekonomi lokal. Apalagi, Palembang dikenal memiliki kekayaan budaya, kuliner, seni, dan potensi pariwisata yang luar biasa semua menjadi ladang subur bagi berkembangnya ekonomi kreatif.
“Palembang punya segalanya. Yang dibutuhkan hanya ruang gerak, pendampingan, dan kolaborasi. GEKRAFS hadir sebagai lokomotifnya,” tegas Ahsanul.
Pelantikan DPC GEKRAFS Palembang 2025–2028 bukan hanya agenda organisasi. Ia adalah isyarat pergerakan, bahwa pelaku ekonomi kreatif di Palembang kini punya wadah, punya arah, dan siap melangkah lebih jauh.
Pemerintah daerah, melalui komitmen Wakil Walikota Prima Salam, telah membuka pintu dukungan yang luas. Kini saatnya GEKRAFS menjawab dengan kerja nyata, membangun dari ide-ide kreatif, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat dari karya-karya anak bangsa. (rd)












