PB Korpri Kota Palembang Resmi Dilantik! ASN dan Anak-anaknya Bisa Jadi Atlet Bulutangkis Nasional

fhoto : ist

PB Korpri Kota Palembang Dilantik : Semangat Baru, Harapan Baru dari ASN untuk Indonesia

Palembang, bidiksumsel.com – Di balik hiruk pikuk rutinitas birokrasi, ternyata tersimpan semangat juang yang tak kalah membara semangat itu bernama bulutangkis. Dan hari Selasa sore itu, di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, api itu kembali dinyalakan lewat pelantikan resmi Pengurus Persatuan Bulutangkis (PB) Korpri Kota Palembang periode 2025–2029 oleh Wali Kota Drs. H. Ratu Dewa, M.Si.

Dalam balutan suasana kekeluargaan namun penuh semangat, pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, ia adalah tonggak awal dari perjalanan baru, di mana aparatur sipil negara (ASN), PPPK, hingga anak-anak mereka kini punya wadah resmi untuk mengembangkan bakat olahraga, khususnya bulutangkis olahraga kebanggaan Indonesia.

“Saya ingin PB Korpri ini menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet bulutangkis masa depan. Tak hanya bagi ASN dan PPPK, tapi juga anak-anak mereka yang punya potensi luar biasa. Kita harus gali dan fasilitasi bakat itu sejak dini,” tegas Ratu Dewa, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengkot PBSI Palembang.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa juga menyinggung Lapangan Cempako, yang dikenal sebagai salah satu lapangan bulutangkis tertua di Indonesia. Baginya, sejarah adalah energi. Dan energi itu perlu dikonversi menjadi kekuatan pembinaan yang konsisten.

“Lapangan Cempako punya sejarah. Sekarang saatnya kita maksimalkan fungsinya. Tempat itu bisa jadi kawah candradimuka bagi calon juara masa depan,” ungkapnya penuh harap.

Apa yang disampaikan Ratu Dewa mendapat dukungan penuh dari Ketua Bapor Korpri Kota Palembang, Aprizal Hasyim, yang juga adalah Sekretaris Daerah Kota Palembang. Ia melihat potensi besar dalam jumlah : lebih dari 19.400 ASN tersebar di seluruh penjuru kota.

“Ini sumber daya luar biasa untuk mengembangkan olahraga. Kita ingin PB Korpri jadi pionir. Pelantikan ini jadi semangat baru untuk semua cabang olahraga di lingkungan Korpri,” ujar Aprizal.

Sebagai bentuk komitmen, ia menegaskan bahwa PB Korpri akan mendapat dukungan penuh, terutama dalam menghadapi ajang-ajang besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Seluruh fasilitas, konsumsi, dan akomodasi akan ditanggung organisasi. Kami ingin prestasi, bukan janji,” katanya.

Dalam suasana penuh optimisme, Ediyus, SAP, resmi dikukuhkan sebagai Ketua PB Korpri Kota Palembang yang baru. Sosok low profile ini langsung menyampaikan visinya yang sederhana tapi berdampak : aktif, produktif, dan membumi.

“Kami akan membuat agenda latihan rutin, turnamen internal, dan pembinaan usia dini. Dengan sinergi dan kerja sama semua pihak, PB Korpri bisa menjadi mesin prestasi dan juga wadah silaturahmi ASN,” jelas Ediyus.

Ia menggarisbawahi pentingnya olahraga bukan sekadar aktivitas jasmani, tapi juga bagian dari karakter pembentuk pribadi yang sehat, kompetitif, dan berintegritas.

Apa yang terjadi hari ini sesungguhnya menunjukkan bahwa olahraga bukan sekadar pertandingan, tapi cara pemerintah kota melihat potensi manusia secara holistik. ASN bukan hanya pelayan publik dalam urusan birokrasi, tetapi juga bisa menjadi inspirasi, contoh hidup, dan bahkan atlet prestasi.

Pelantikan PB Korpri ini adalah penanda bahwa semangat itu masih menyala. Dan Palembang, dengan sejarah panjangnya dalam dunia olahraga, kembali menabuh genderang harapan melalui jalur bulutangkis.

“Bukan hanya sebagai sarana kebugaran, tetapi juga sebagai media persaudaraan dan pencetak prestasi,” ujar Ediyus menutup sambutannya dengan optimisme yang menular.

Di balik raket dan shuttlecock, PB Korpri kini siap mengayunkan semangat baru. Sebab olahraga bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi tentang membentuk karakter, mempererat persaudaraan, dan menyalakan mimpi dari ASN untuk Indonesia. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *