Dulu Kayu Reyot, Kini Permanen dan Layak Huni : Program RDPS Ubah Hidup Warga Gandus

fhoto : ist

Palembang, bidiksumsel.com – Pagi itu di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, tampak berbeda dari biasanya. Di bawah naungan langit cerah Palembang, senyum dan haru menyatu dalam sebuah momen yang tak terlupakan. Rumah milik Guntur, warga setempat yang sebelumnya tinggal dalam hunian tak layak, kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang kokoh, bersih, dan aman.

Transformasi rumah itu diresmikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, Senin (2/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program bedah rumah yang digagas pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa dan Prima Salam (RDPS).

Rumah Guntur dulunya hanya berdinding kayu lapuk, dengan atap bocor dan lantai tanah. Setiap hujan turun, bukan hanya air yang masuk, tapi juga kecemasan. Kini, rumah itu berdiri dengan bangunan permanen, dilengkapi kamar, dapur, dan kamar mandi yang layak sebuah tempat tinggal yang benar-benar pantas disebut “rumah”.

“Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kepedulian dan cinta dari pemerintah kepada rakyatnya,” ujar Dewi Sastrani Ratu Dewa saat memberikan sambutan dalam peresmian tersebut.

Dengan nada tulus, Dewi menegaskan bahwa program ini merupakan wujud dari visi-misi RDPS yang ingin menghadirkan pemerintahan yang menyentuh langsung kehidupan rakyat, terutama mereka yang selama ini berada dalam kondisi terpinggirkan.

Kehadiran Ketua TP PKK Kota Palembang di lokasi tidak hanya sekadar seremonial. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan langsung bantuan perlengkapan rumah tangga dari Dinas Sosial Kota Palembang, berupa kasur, kompor gas, dan paket sembako untuk membantu kebutuhan awal penghuni rumah baru tersebut.

“Terima kasih kepada Dinsos yang telah turut serta melengkapi rumah ini. Semoga bantuan ini membawa berkah dan bermanfaat untuk Pak Guntur dan keluarga,” ucap Dewi yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Kota Palembang.

Guntur sendiri tak kuasa menahan rasa haru saat melihat rumah barunya diresmikan. Matanya berkaca-kaca, tangannya bergetar saat menerima kunci rumah secara simbolis. Dalam bahasa sederhana, ia mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah kota.

“Dulu kalau hujan, saya dan keluarga basah-basahan di dalam rumah. Sekarang Alhamdulillah, bisa tidur nyenyak tanpa takut bocor atau rubuh. Terima kasih, Bu Dewi. Terima kasih Pak Wali dan Pak Wakil,” tutur Guntur lirih.

Kisah Guntur ini bukanlah satu-satunya. Di berbagai penjuru Kota Palembang, program bedah rumah RDPS secara bertahap menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Tak hanya membangun fisik, tapi juga membangkitkan kembali martabat dan harapan hidup warga.

Dalam penutup sambutannya, Dewi Sastrani menyatakan bahwa program serupa akan terus dijalankan, tidak hanya di Gandus, tetapi juga di berbagai kecamatan lain di Palembang. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi warga yang membutuhkan, agar pemerintah bisa hadir lebih cepat.

“Kami ingin seluruh masyarakat Palembang merasakan hidup yang layak, punya rumah yang aman, dan masa depan yang lebih baik. Tidak ada satu pun yang tertinggal,” tegasnya.

Semangat kemanusiaan, perhatian langsung terhadap rakyat kecil, dan aksi nyata di lapangan inilah yang kini menjadi warna khas pemerintahan RDPS di Palembang. Di tengah kesibukan membangun kota, mereka tak melupakan pondasi sesungguhnya : kesejahteraan masyarakat. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *