Wali Kota Bayar Zakat Rp50 Juta! ASN Palembang Dihimbau Ikut Berzakat

fhoto : bidiksumsel.com/dkd

Zakat ASN Pemkot Palembang Tembus Rp1,5 Miliar, BAZNAS Targetkan Rp2 Miliar Sebelum Lebaran

Palembang, bidiksumsel.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang mencatat perolehan zakat Ramadan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Palembang telah mencapai Rp1,5 miliar.

Ketua BAZNAS Palembang, Kgs Muhammad Ridwan Nawawi, mengimbau seluruh ASN untuk menunaikan kewajiban zakat mereka, yang dipotong sebesar 2,5 persen dari Tunjangan Kinerja (Tukin) tahunan.

“Hari ini, Walikota telah membayar zakat sebesar Rp50 juta, sementara Sekda berzakat Rp30 juta,” ujar Ridwan Nawawi usai acara penyerahan zakat Ramadan ASN Pemkot Palembang, Senin (24/3/2025).

Target Rp2 Miliar, BAZNAS Optimis Tercapai Sebelum Ramadan Berakhir

BAZNAS Palembang menargetkan perolehan zakat Ramadan mencapai Rp2 miliar tahun ini. Dengan dana yang sudah terkumpul sebesar Rp1,5 miliar, pihaknya optimis bisa mencapai target sebelum bulan suci ini berakhir.

Selain dari ASN, dana yang terkumpul juga berasal dari zakat fitrah, infaq, dan sedekah dari masyarakat umum.

Bagaimana perhitungan zakat ASN?
Misalnya, jika Tukin seorang ASN mencapai Rp15 juta per bulan, maka dalam setahun jumlahnya Rp180 juta. Zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5 persen dari total tersebut.

“Dengan sistem pemotongan langsung, kami harap semua ASN bisa lebih disiplin dalam berzakat,” jelas Ridwan.

Dinkes dan Perumda Tirta Musi Terdepan, OPD Lain Diminta Segera Bayar Zakat

Sementara itu, Walikota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa pembayaran zakat ASN bersifat sukarela, namun berharap agar manfaat dari zakat yang dikelola dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Saat ini, tingkat partisipasi tertinggi berasal dari Dinas Kesehatan dan Perumda Tirta Musi. Namun, masih ada OPD dengan partisipasi rendah, seperti Dinas Tenaga Kerja (Disnaker),” ungkapnya.

Ia mengimbau agar OPD lain, termasuk RSUD Bari, camat, dan unit kerja lainnya, segera menunaikan zakat mereka sebelum Ramadan berakhir.

“Zakat ini bukan sekadar kewajiban agama, tapi juga wujud kepedulian sosial. Kami harap semakin banyak ASN yang ikut berkontribusi,” tutupnya. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *