Pentingnya Melatih Sensorik Motorik Anak Sejak Dini untuk Tumbuh Kembang Optimal
Palembang, bidiksumsel.com – Pendidikan anak usia dini memegang peran penting dalam memastikan anak-anak tumbuh dan berkembang dengan optimal, baik secara fisik maupun mental.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, yang lebih akrab disapa Amri, menggarisbawahi hal ini saat membuka acara Nuvo Family bertajuk “Yuk Main di Luar, Saatnya Bertualang Seru dan Tambah Pengalaman Baru,” yang diadakan di lapangan olahraga PTC Mall Palembang pada Minggu, 11 Agustus 2024.
Dalam acara yang didedikasikan untuk keluarga ini, Amri menekankan betapa pentingnya melatih sensorik motorik anak sejak dini sebagai salah satu upaya krusial untuk mendukung tumbuh kembang mereka.
Amri menegaskan bahwa salah satu cara paling efektif untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak adalah melalui aktivitas bermain setiap hari.
Menurutnya, bermain, terutama yang melibatkan aktivitas fisik dan interaksi sosial, merupakan kegiatan yang sangat penting untuk mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik anak.
“Minimal 30 menit sehari, anak harus bermain, baik di dalam maupun di luar ruangan, dan tentunya dengan pengawasan orang dewasa. Namun, perlu diingat bahwa bermain yang dimaksud bukanlah bermain gadget, tetapi aktivitas fisik yang nyata,” jelas Amri.
Aktivitas fisik seperti berlari, melompat, memanjat, atau bermain bola tidak hanya membantu mengembangkan otot dan keterampilan motorik anak, tetapi juga merangsang perkembangan sensorik mereka. Sistem sensorik anak, yang melibatkan kemampuan untuk menerima dan merespons rangsangan dari lingkungan, berkembang pesat selama masa kanak-kanak.
Ketika anak-anak bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar, mereka belajar untuk mengenali berbagai tekstur, suara, dan gerakan, yang pada gilirannya meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan ketangkasan mereka.
Amri juga menekankan bahwa selain asupan gizi yang memadai, aktivitas fisik yang melibatkan gerak sistem sensorik dan motorik juga merupakan faktor penting dalam perkembangan anak.
“Makanan bergizi memang sangat penting untuk pertumbuhan anak, namun itu saja tidak cukup. Anak-anak juga perlu aktif bergerak atau bermain untuk mengoptimalkan perkembangan mereka,” tambahnya.
Gizi yang baik akan membantu pertumbuhan fisik anak, termasuk perkembangan otot dan tulang yang kuat. Namun, gizi yang baik juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, agar anak-anak dapat memanfaatkan energi yang diperoleh dari makanan untuk membangun kekuatan fisik dan kemampuan motorik mereka.
Di sinilah peran bermain menjadi sangat penting. Melalui permainan, anak-anak tidak hanya membakar energi, tetapi juga belajar mengontrol tubuh mereka, mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, serta meningkatkan kemampuan kognitif mereka.
Selain aspek fisik, bermain juga memainkan peran penting dalam pengembangan soft skill anak, terutama dalam hal bersosialisasi. Amri mengungkapkan bahwa ketika anak bermain bersama teman-teman sebayanya, mereka tidak hanya melatih keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan berinteraksi dengan orang lain.
“Soft skill anak juga terasah saat mereka bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya. Ini termasuk kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja sama, berbagi, serta memahami dan menghormati perasaan orang lain,” ungkap Amri.
Soft skill ini sangat penting untuk kehidupan anak di masa depan. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, bekerja dalam tim, dan memahami emosi orang lain adalah keterampilan yang akan membantu anak sukses dalam berbagai aspek kehidupan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosialnya.
Ketika anak-anak bermain bersama, mereka belajar untuk menyelesaikan konflik, membuat kesepakatan, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Semua ini adalah pelajaran berharga yang akan membentuk karakter dan kepribadian anak.
Namun, Amri juga mengingatkan bahwa peran orang tua dalam proses bermain anak sangatlah penting. Orang tua harus memastikan bahwa permainan yang dilakukan anak-anak adalah permainan yang aman dan mendidik.
Mereka juga harus memastikan bahwa anak-anak tidak hanya bermain gadget sepanjang hari, karena penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, terutama dalam hal keterampilan sosial dan fisik mereka.
Orang tua harus aktif dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka saat bermain. Dengan demikian, mereka dapat memastikan bahwa anak-anak terlibat dalam aktivitas yang bermanfaat, yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendukung perkembangan mereka.
Orang tua juga harus menjadi contoh bagi anak-anak mereka dalam hal gaya hidup sehat dan aktif, dengan ikut serta dalam aktivitas fisik bersama anak-anak mereka.
Dalam keseluruhan pesannya, Amri menekankan bahwa melatih sensorik motorik dan soft skill anak melalui permainan adalah investasi jangka panjang yang sangat penting untuk masa depan mereka.
Dengan memastikan bahwa anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, terlibat dalam aktivitas fisik, dan berinteraksi dengan teman-teman mereka, orang tua dan pendidik dapat membantu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkepribadian baik.
Acara Nuvo Family yang bertajuk “Yuk Main di Luar, Saatnya Bertualang Seru dan Tambah Pengalaman Baru” ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, terutama orang tua, tentang betapa pentingnya bermain bagi anak-anak.
Dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bermain setiap hari, kita tidak hanya membantu mereka tumbuh dan berkembang dengan optimal, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang akan berguna sepanjang hidup mereka. (red)












