Walikota Palembang Tanggapi Langsung Demonstrasi : Janji Perbaikan Layanan Publik

fhoto : ist

Pj Walikota Palembang Terjun Langsung Hadapi Demonstran : Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Palembang, bidiksumsel.com – Kamis (11/7/2024), Penjabat (Pj) Walikota Palembang, A Damenta, secara langsung menemui puluhan massa dari organisasi Peduli Keadilan Masyarakat Indonesia yang melakukan aksi demonstrasi di halaman Kantor Walikota Palembang.

Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan berbagai dugaan permasalahan yang terjadi di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi Palembang.

Dalam pertemuan tersebut, A Damenta menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para demonstran yang hadir dan memberikan masukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Ia menegaskan bahwa masukan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik dan transparan.

A Damenta menjelaskan pentingnya menjaga etika, loyalitas, dan integritas dalam pelayanan publik dan kerja birokrasi. Menurutnya, loyalitas yang melebihi integritas akan merusak tatanan birokrasi.

“Kalau loyalitas sudah melebihi integritas, itu berarti rusak tatananya. Oleh karena itu, kita perlu melihat semuanya satu per satu,” ujar A Damenta.

Ia menambahkan bahwa dirinya bersama jajaran Pemkot Palembang sedang fokus pada perbaikan infrastruktur kota untuk memastikan warga dapat hidup nyaman, tentram, dan sejahtera.

A Damenta menekankan bahwa keberhasilan ekonomi kota didukung oleh birokrasi yang bersih dan berintegritas.

Menanggapi tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran, A Damenta berjanji akan segera berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk inspektorat dan Kejaksaan Negeri (Kajari). Ia menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran akan diperiksa dengan asas praduga tidak bersalah.

“Saya akan koordinasi dengan inspektorat, dengan pak Kajari dan tentunya menggunakan asas praduga tidak bersalah. Kita tidak boleh memotong hak orang, tapi kita bisa mengetahui apa yang menjadi kewajiban yang tidak dilakukan, yang dilanggar, baik itu administrasi, maupun norma-norma hukum. Ini akan kita lihat semuanya,” jelasnya.

A Damenta mengapresiasi aksi demonstrasi sebagai bentuk penyeimbang kinerja pemerintah. Ia merasa senang dengan adanya masukan dari masyarakat, karena hal ini menunjukkan bahwa birokrasi siap bekerja untuk masyarakat dan berkorban demi kemajuan kota.

“Saya senang dengan demikian, kinerja kita di lapangan didukung oleh birokrasi yang rela bekerja untuk masyarakat dan rela berkorban untuk kota kita tercinta ini,” tutupnya.

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh massa dari Peduli Keadilan Masyarakat Indonesia dilatarbelakangi oleh dugaan permasalahan di dua instansi penting di Palembang, yaitu Bapenda dan Perumda Tirta Musi. Para demonstran menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kedua instansi tersebut.

Bapenda Kota Palembang, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pendapatan daerah, dituduh tidak transparan dalam pengelolaan dana dan penerimaan pajak.

Sementara itu, Perumda Tirta Musi, yang menyediakan layanan air bersih bagi warga Palembang, diduga mengalami berbagai permasalahan terkait kualitas layanan dan pengelolaan sumber daya.

Merespons tuntutan tersebut, Pj Walikota A Damenta menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua dugaan permasalahan. Ia memastikan bahwa segala bentuk pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.

A Damenta juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan transparan.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memastikan bahwa setiap instansi pemerintah bekerja sesuai dengan standar integritas yang tinggi,” ujarnya.

Dengan adanya demonstrasi ini, diharapkan Pemkot Palembang semakin terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. A Damenta berkomitmen untuk terus memperbaiki pelayanan publik dan menciptakan birokrasi yang bersih serta berintegritas.

Kedepannya, Pemkot Palembang berencana untuk meningkatkan transparansi dalam setiap kegiatan birokrasi dan pelayanan publik.

Hal ini termasuk penerapan sistem pengawasan yang lebih ketat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan teknologi informasi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Selain itu, Pemkot Palembang juga berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan menjadikannya sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan. Dengan demikian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus meningkat, dan kota Palembang dapat berkembang menjadi kota yang maju dan sejahtera.

Demonstrasi yang dilakukan oleh massa Peduli Keadilan Masyarakat Indonesia di halaman Kantor Walikota Palembang merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah.

A Damenta sebagai Pj Walikota Palembang merespons aksi tersebut dengan baik, berjanji akan menindaklanjuti semua tuntutan yang disampaikan, serta terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dan transparansi dalam birokrasi.

Penghargaan dan apresiasi yang diberikan kepada A Damenta atas keterbukaannya dalam menghadapi demonstrasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalin hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan lebih baik. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *