Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Minhajul Aulia di Palembang : Harapan Besar untuk Pendidikan Berbasis Agama dan Modernisasi
Palembang, bidiksumsel.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa, turut hadir dalam acara Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Minhajul Aulia di Talang Jambe, Sukarami, Palembang, Minggu (30/06/2024).
Acara ini menandai langkah awal pembangunan institusi pendidikan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan pendidikan berbasis agama di kota tersebut.
Dalam pidatonya, Ratu Dewa menyampaikan sejumlah harapan dan pesan terkait dengan pendirian Pondok Pesantren Minhajul Aulia. Ia menekankan pentingnya penataan manajemen dan kepemimpinan dalam menjalankan sebuah pondok pesantren.
“Manajemen yang baik dan kepemimpinan yang solid adalah kunci utama keberlangsungan sebuah lembaga pendidikan. Tanpa itu, pondok pesantren bisa terhenti di tengah jalan,” ujarnya.
Ratu Dewa juga menyoroti pentingnya pengembangan kurikulum yang relevan dengan zaman. Menurutnya, kurikulum kekinian harus mencakup perpaduan antara nilai-nilai ketuhanan dan keagamaan dengan kebutuhan generasi milenial dan generasi Z.
“Kurikulum yang adaptif dan relevan akan memastikan santri tidak hanya memahami agama secara mendalam, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Sekda Palembang juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan yang baik antara kiai dan santri. Menurutnya, banyak masalah yang timbul di lingkungan pendidikan agama disebabkan oleh kurangnya komunikasi dan hubungan yang baik antara pengajar dan siswa.
“Harapan kita adalah hubungan antara kiai dan santri terjalin dengan baik, sehingga pendidikan dan bimbingan dapat berlangsung optimal,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait fasilitas jalan menuju Pondok Pesantren Minhajul Aulia.
“Kami akan memastikan akses jalan yang memadai menuju pondok pesantren, dan jika memungkinkan, kami akan mengalokasikan dana dari APBD induk untuk segera menangani hal ini,” jelasnya.
Kehadiran Ratu Dewa dalam acara ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan berbasis agama yang modern dan inklusif. Pemerintah berupaya menyediakan infrastruktur yang memadai serta memastikan pengelolaan pondok pesantren berjalan dengan baik.
Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam hal pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda.
Peletakan Batu Pertama ini hanyalah awal dari perjalanan panjang yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi pendidikan agama di Palembang.
Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Pondok Pesantren Minhajul Aulia diharapkan dapat menjadi contoh institusi pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga mempersiapkan santrinya menghadapi dinamika zaman modern.
Ratu Dewa mengakhiri pidatonya dengan pesan optimis. “Kami berharap pondok pesantren ini akan terus berkembang dan menjadi tempat yang tidak hanya mendidik secara spiritual, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan untuk masa depan mereka,” pungkasnya. (red)












