Duka Mendalam : Ratu Dewa Hadir di Pemakaman Ibunda Mendagri Tito Karnavian

fhoto : ist

Palembang, bidiksumsel.com – Penjabat (Pj) Walikota Palembang, Ratu Dewa, turut merasakan duka mendalam atas wafatnya Supriyatini Binti Ranu Dikromo, ibunda dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Almarhumah meninggal dunia pada Minggu, 26 Mei 2024, setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Supriyatini Binti Ranu Dikromo dikenal sebagai sosok yang penuh kasih dan tauladan. Setelah berjuang melawan penyakit di RSMH, ia akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit tersebut. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka yang terletak di Jalan Kapten A Rivai, Palembang, untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengenalnya.

Ratu Dewa, yang turut hadir dalam prosesi sholat jenazah bersama Mendagri Tito Karnavian, mengungkapkan rasa duka yang mendalam. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palembang, saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Saya sangat mengenal almarhumah,” ujar Ratu Dewa.

Kehadiran Pj Walikota ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai simbol solidaritas dan empati terhadap keluarga besar Mendagri Tito Karnavian yang sedang berduka. Sholat jenazah ini menjadi momen yang penuh haru, di mana doa-doa dipanjatkan untuk almarhumah Supriyatini Binti Ranu Dikromo agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Ratu Dewa mengenang beberapa momen indah bersama almarhumah, terutama saat almarhumah pulang dari umroh. “Beliau adalah sosok yang santun dan banyak memberikan masukan, termasuk mengenai pembangunan kota Palembang. Kami sempat berbincang panjang saat beliau baru pulang dari umroh, dan terakhir kali saya berkomunikasi dengannya adalah saat di rumah sakit RSMH. Sekali lagi, kami mengucapkan duka mendalam,” kenangnya.

Kenangan ini menunjukkan betapa dekatnya hubungan Ratu Dewa dengan almarhumah, serta bagaimana almarhumah selalu memikirkan kebaikan dan perkembangan kota Palembang meskipun dalam kondisi kesehatannya yang menurun.

Dalam pandangan Ratu Dewa, almarhumah Supriyatini Binti Ranu Dikromo adalah sosok yang bisa dijadikan tauladan serta panutan bagi banyak orang. “Beliau adalah seorang ibu yang penuh dengan kesantunan dan cukup ramah di mata saya, menjadi panutan untuk kita semua,” tutupnya.

Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang lemah lembut dan selalu ramah kepada siapa saja. Sikapnya yang santun dan penuh kasih sayang membuatnya dihormati oleh banyak orang, termasuk oleh para pemimpin daerah seperti Ratu Dewa. Kepergiannya tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan semua yang pernah mengenalnya.

Prosesi pemakaman Supriyatini Binti Ranu Dikromo diwarnai oleh kehadiran banyak tokoh penting dan masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Mereka datang untuk mengiringi kepergian almarhumah ke peristirahatan terakhirnya dengan penuh doa dan harapan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Mendagri Tito Karnavian, yang kehilangan sosok ibu tercinta, tampak tabah menghadapi cobaan ini. Dukungan dari keluarga besar, teman-teman, dan rekan kerja tentunya menjadi penguat di tengah duka yang melanda. Kehadiran Pj Walikota Ratu Dewa dan pejabat lainnya menunjukkan betapa besar penghargaan dan rasa hormat kepada almarhumah dan keluarganya.

Dalam suasana duka ini, doa dan harapan terbaik disampaikan untuk keluarga yang ditinggalkan, agar diberikan ketabahan dan kekuatan. Momen kehilangan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menghargai setiap momen bersama orang-orang tercinta.

Selain itu, kehadiran tokoh-tokoh penting dalam prosesi ini menunjukkan pentingnya solidaritas dan dukungan moral dalam menghadapi situasi sulit. Hal ini juga menjadi contoh bagi masyarakat tentang bagaimana saling mendukung dan menguatkan di tengah cobaan.

Kehidupan almarhumah Supriyatini Binti Ranu Dikromo, meskipun kini telah berakhir, meninggalkan banyak pelajaran berharga. Kebaikan, kesantunan, dan kepedulian yang selalu ia tunjukkan menjadi warisan yang berharga bagi kita semua. Semoga teladan yang ia berikan dapat terus dikenang dan dijadikan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *