Peringatan dari Dinkes : Kasus DBD di Palembang Melonjak, Gandus Paling Parah

fhoto : ist

Palembang, bidiksumsel.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang mengonfirmasi adanya peningkatan dramatis kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, pada Maret 2024, hanya tercatat 371 kasus DBD. Namun, pada pekan kedua April, jumlah penderitanya melonjak tajam menjadi 640 orang. Jumat, (26/4/2024).

Yudhi Setiawan juga menjelaskan bahwa dari jumlah total penderita DBD tersebut, terdapat 329 penderita laki-laki dan 311 penderita perempuan. Meskipun angka kasus DBD meningkat, Yudhi menyatakan bahwa secara umum, kasus DBD di Palembang menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan bahwa angka kematian akibat DBD juga menurun secara signifikan.

Menurut data dari Dinkes Palembang, Kecamatan Gandus menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi di Palembang. Rata-rata pasien DBD di Palembang berusia antara 5 hingga 14 tahun, dengan mayoritas penderitanya adalah anak-anak dan remaja. Laki-laki mendominasi dalam kasus tertinggi.

“Kami mencatat 4 korban perempuan dan 1 korban laki-laki akibat DBD hingga tahun 2024 ini,” ungkap Yudhi.

Peningkatan kasus DBD di Palembang, menurut Yudhi, dipengaruhi oleh cuaca ekstrem dan musim penghujan. Jumlah jentik nyamuk Aedes aegypti, penyebar virus DBD, meningkat saat kondisi cuaca dingin, yang mempercepat dan memperluas penyebaran virus.

Dalam menghadapi situasi ini, Yudhi menekankan perlunya masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan metode pencegahan yang efektif.

“Kami mengimbau agar masyarakat secara rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M,” kata Yudhi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *