Ini Keunggulan Digitalisasi Bisnis Tabungan Emas Pegadaian

fhoto : Manager Gadai PT. Pegadaian Cabang Palembang, Heriyadi saat ditemui dikantornya jalan Merdeka Palembang/(bidiksumsel.com/dkd)

Palembang, bidiksumsel.com – Berbicara tentang tabungan emas di era serba digital seperti saat ini, sudah banyak perusahaan fintech, e-commerce, maupun perbankan yang mempunyai program tabungan emas.

Salah satu nya yakni PT Pegadaian, yang mana Pemimpin Cabang PT Pegadaian Palembang Joko Prasetyo melalui Manager Gadai Cabang Palembang Heriyadi mengatakan, program tabungan emas Pegadaian sudah di luncurkan sejak 5 Juli 2015 lalu.

Menurut Heriyadi saat di temui beberapa hari yang lalu di kantornya Jalan Merdeka Palembang, produk tabungan emas Pegadaian mempunyai beberapa keunggulan dan bisa di mulai dengan modal yang relatif terjangkau bagi semua golongan.

“Tabungan emas merupakan langkah yang bagus berinvestasi untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan bisa mendapat capital gain atau keuntungan saat nilai emas mengalami kenaikan, dan terkoneksi dengan produk-produk Pegadaian yang lain,” ungkap Heriyadi.

Selain itu, tabungan emas Pegadaian juga ada pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga nasabah akan merasa aman dan yakin Pegadaian menjamin kemurnian emas nya dengan karatase 24 karat.

“Hadirnya tabungan emas Pegadaian untuk mempermudah masyarakat berinvestasi emas, cukup dengan saldo awal Rp 50 ribu saja dan untuk setoran berikutnya minimal 10 ribu,” terangnya.

Di tambah lagi jelasnya, pembukaan rekening selain bisa dilakukan dengan datang langsung ke outlet Pegadaian, bisa juga di lakukan secara online melalui aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) yang bisa di download di Playstore atau Appstore.

Sehingga nasabah dapat melakukan transaksi menambah saldo, transaksi buyback atau transaksi jual, maupun gadai tabungan emasnya bisa dilakukan secara digital dimana pun ia berada, tidak perlu datang ke outlet Pegadaian lagi kecuali jika nasabah mau mengambil buku tabungan emasnya.

“Tabungan emas Pegadaian sama seperti tabungan lainnya, juga memerlukan biaya administrasi. Namun cenderung lebih ringan yakni hanya Rp 30 ribu saja, biaya ini pertahun ya bukan perbulan,” imbuhnya.

Nasabah, lanjut Heri, jika mau mencairkan tabungan emas bisa dalam bentuk fisik emas batangan yang bisa di pilih dan bisa juga dalam bentuk uang, serta juga nasabah bisa menjual kembali emas di Pegadaian, dan ini jelas menguntungkan bagi nasabah karena tidak repot jika mau menjual emas yang dimiliki.

“Mencairkan tabungan emas dalam bentuk fisik, syaratnya nasabah harus memiliki saldo dengan kisaran senilai 0.1 gram agar rekening tabungan tetap aktif dan jika nasabah mau mencairkan dengan uang tunai, nasabah harus memiliki minimal berat 5 gram,” katanya.

Namun, tambah Heri, untuk kekurangan tabungan emas Pegadaian yakni jika nasabah mau melakukan cetak order dalam bentuk fisik hanya bisa dilakukan di outlet tempat ia membuka rekening tabungan emas Pegadaian. “Kekurangan lain nya yaitu, saat harga emas turun, harga buyback juga ikut turun,” tuturnya.

fhoto : Salah satu nasabah saat melakukan pembukaan rekening di outlet Pegadaian Cabang Palembang Jalan Merdeka/(bidiksumsel.com/dkd)

PT. Pegadaian Bantu UMKM Kembangkan Bisnis Secara Digital, Manfaatkan Tabungan, dan Investasi Emas

Sementara itu pada Minggu (09/04/2023) sore, pelaku Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) bermerk Pempek Inge88 Outlet Jalan Nias 26 Ilir Palembang, Inge Dewi Yanti mengatakan, awal mula dirinya membuka tabungan emas Pegadaian pada pertengahan tahun 2021 lalu dibantu oleh PT. Pegadaian.

“Mulanya saya bingung pilih antara tabungan emas Pegadaian atau cicil emas Pegadaian, kemudian dijelaskan apa kelebihan nya masing-masing produk,” ujarnya.

Setelah mendapat penjelasan oleh pihak PT. Pegadaian, Inge memantapkan pilihan ke produk tabungan emas Pegadaian dan memanfaatkan nya sebagai investasi jangka panjang. Ditambah lagi dengan layanan jual beli bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi PDS sehingga memudahkan ia untuk bertransaksi.

“Nilai emas kan relatif stabil ya, malah cenderung terus naik sehingga bebas dari inflasi, maka dari itu saya sengaja memilih produk tabungan emas Pegadaian,” ucapnya.

Sementara untuk top up saldo, tambahnya, bisa juga dilakukan secara digital atau di transfer melalui mobile banking yang bisa di lakukan dimana saja selama ada akses internet.

“Tidak merepotkan saya untuk top up, apalagi saya kan melakukan nya tiap hari, dengan menyisihkan sebagian keuntungan saya berjualan pempek, dan kebanyakan pelanggan melakukan transaksi pembayaran melalui uang digital,” ulasnya.

Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga dengan Tabungan, dan Investasi Emas

Ia mengakui, tabungan emas Pegadaian telah mempermudah dirinya dalam berinvestasi emas sehingga ketahanan ekonomi keluarganya bisa terjaga dan bisa memperkuat bisnis UMKM yang di milikinya.

Ia juga mengaku, sejak membuka rekening tabungan emas Pegadaian hingga sekarang, tidak pernah menghitung sudah berapa banyak jumlah saldo di tabungan nya.

“Meskipun gampang mengecek saldo nya lewat aplikasi PDS, namun belum mau saya cek, karena saya yakin program tabungan emas Pegadaian, itu aman, dapat di percaya dan kemurnian emas nya juga terjamin,” pungkasnya. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *