Palembang, bidiksumsel.com – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng TNI AL Sumsel menambah pelayanan penukaran uang dengan susur sungai Musi ke Desa Gasing dan Desa Bungo Tanjung.
Kegiatan ini membuat Bank Indonesia Provinsi Sumsel menjadi Inspirasi Program Nasional. Karena melalui Inspirasi ini, hal yang sama juga dilakukan Kalteng, Kaltim dan juga Batam.
Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Marlison Hakim saat menghadiri Kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) Etape II digelar di Pelataran River Side Restaurant Palembang, Sabtu (01/04/2023).
“Bank Indonesia dan TNI AL memiliki tujuan yang sama. Jika TNI AL menjaga kedaulatan bangsa Indonesia dengan Keamanan sedangkan Bank Indonesia menjaga kedaulatan bangsa Indonesia melalui rupiah,” ungkapnya.
Menurut Marlison, Bank Indonesia untuk memberikan layanan rupiah kepada masyarakat terutama di daerah 3T yaitu terdepan, Terluar dan Terpencil, tantangan nya sangatlah banyak.
“Jika tahun lalu telah melakukan pelayanan di 650 pulau dan tahun ini ditargetkan mampu mencapai 850 pulau. Sementara ada ribuan pulau yang ada di Indonesia,” tambahnya.
Jika saja Bank Indonesia melakukan nya tanpa bersinergi dengan TNI- AL tentu saja tidak bisa melakukannya, karena pada daerah-daerah 3T hanya kapal-kapal TNI AL yang bisa menyusuri hingga ke daerah tersebut.
“Sehingga kami selalu ikut bersama TNI AL dan bersama-sama menjaga kedaulatan Indonesia. Jika TNI AL melalui keamanan sedangkan kami Bank Indonesia melalui rupiah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Erwin Soeriadimadja mengatakan, bahwa di tahun ini BI Sumsel telah menyiapkan Rp3,8 triliun uang pecahan baru dalam rangka melayani penukaran uang pecahan baru kepada masyarakat jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.
“Kami menyediakan sebanyak 145 Titik penukaran uang Rupiah dan program susur sungai Musi merupakan inovasi yang dilakukan Bank Indonesia Provinsi Sumsel dan kegiatan ini merupakan kelanjutan nya di Desa Upang dan Desa Sungsang pada 25-26 Februari lalu,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk layanan penukaran kas Keliling di Pusat Pembelajaran Modern yang akan dilakukan seminggu sekali di Mall OPI, Mall Palembang Sguare dan Palembang Trade Center.
“Kami juga melayani keliling retail di pusat keramaian yang akan dilakukan di Masjid Agung selama 3 (tiga) hari berturut-turut menjelang berakhirnya bulan Ramadan,” katanya
Lanjut kata Erwin, Bank Indonesia menghimbau masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi seperti di loket perbankan dan kas keliling Bank Indonesia guna menghindari risiko uang palsu. (dkd)












