Puluhan Mobil Minyak Cong Terjaring Razia Polres Muba, PJS Muba: Jangan Berhenti di Kendaraan!

MUBA, Bidiksumsel.com

Razia dini hari yang dilakukan jajaran Polres Musi Banyuasin (Muba) membuahkan hasil. Puluhan kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut minyak cong ilegal terjaring dalam operasi yang digelar pada Sabtu dini hari (29/8/2026).

Kendaraan-kendaraan tersebut kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tegas aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Musi Banyuasin.

Ketua PJS Muba, Riyansyah Putra, S.H., CMSP, menilai penertiban tersebut menjadi sinyal bahwa aparat penegak hukum serius dalam menekan aktivitas pengangkutan minyak ilegal yang masih ditemukan di wilayah Musi Banyuasin.

Menurutnya, praktik pengangkutan minyak ilegal tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum. Aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan persoalan lain, mulai dari aspek keamanan dan keselamatan hingga dampak terhadap lingkungan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan tegas Polres Muba dalam melakukan penertiban terhadap angkutan minyak ilegal. Ini menunjukkan bahwa kepolisian serius dalam menindak aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya.

PJS Muba Minta Penindakan Tak Berhenti di Kendaraan

PJS Muba berharap langkah kepolisian tersebut tidak berhenti sebatas mengamankan kendaraan dan barang bukti.

Lebih jauh, aparat diharapkan dapat menelusuri serta mengungkap pihak-pihak yang diduga berada di balik aktivitas pengangkutan minyak ilegal tersebut.

Riyansyah menilai, pengungkapan jaringan atau pihak yang memasok, mengatur maupun mengendalikan aktivitas ilegal menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan.

Sebab, menurutnya, jika hanya kendaraan yang diamankan tanpa mengungkap mata rantai di belakangnya, aktivitas serupa berpotensi kembali terjadi.

“Yang paling penting adalah bagaimana penindakan ini dapat memberikan efek jera. Kami berharap proses hukum dilakukan secara transparan dan profesional serta siapa pun yang terlibat dapat diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Butuh Sinergi Banyak Pihak

PJS Muba juga menilai pemberantasan aktivitas minyak ilegal tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian.

Diperlukan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mempersempit ruang gerak aktivitas tersebut.

Pengawasan di sejumlah wilayah yang menjadi jalur perlintasan angkutan minyak ilegal juga dinilai perlu terus diperkuat. Langkah tersebut penting agar kendaraan maupun aktivitas serupa tidak kembali beroperasi setelah dilakukan penertiban.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan turut berperan dalam memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang diduga melanggar hukum.

PJS Muba menegaskan dukungan terhadap langkah aparat penegak hukum yang dilakukan secara tegas, profesional dan sesuai prosedur.

Penindakan yang konsisten diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang lebih kondusif di Kabupaten Musi Banyuasin.

Dengan diamankannya puluhan kendaraan dalam razia tersebut, perhatian kini tertuju pada proses hukum selanjutnya.

Bukan hanya soal berapa banyak kendaraan yang berhasil diamankan, tetapi juga sejauh mana aparat mampu mengungkap pihak-pihak di balik aktivitas pengangkutan minyak ilegal tersebut. (Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *