Tekan Stunting, Wabup Ogan Ilir Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Pra Musrenbang

ist

Ogan Ilir, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting melalui langkah strategis berbasis kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Persiapan Pelaksanaan Pra Musrenbang Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Tahun 2026, oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., Selasa (31/3/2026), di ruang rapat Bupati Ogan Ilir.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan kesehatan yang lebih terintegrasi, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ardani menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan. “Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi semua pihak agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aksi konvergensi menjadi pendekatan utama dalam mengintegrasikan berbagai program dari sektor kesehatan, pendidikan, sosial, hingga infrastruktur. Dengan sinergi yang kuat, intervensi yang dilakukan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Pra Musrenbang ini juga menjadi forum strategis untuk menyelaraskan rencana kerja antar perangkat daerah, sekaligus mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan riil di lapangan terkait penanganan stunting. Melalui proses perencanaan yang matang, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap program yang dijalankan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap kegiatan ini dapat menghasilkan program-program inovatif yang mampu mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. “Harapannya, melalui kegiatan ini lahir program yang tepat sasaran untuk mewujudkan generasi Ogan Ilir yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tambahnya.

Stunting sendiri masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif dan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, langkah percepatan penurunan stunting menjadi prioritas penting yang harus ditangani secara serius dan berkesinambungan.

Dengan adanya Pra Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir optimistis dapat memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mempercepat realisasi program-program prioritas dalam penanganan stunting. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan unggul, sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *