Baznas Kota Palembang Award 2025, Apresiasi Nyata bagi Penggerak Zakat dan UPZ Berprestasi
Palembang, bidiksumsel.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam memperkuat tata kelola zakat dengan menggelar Baznas Kota Palembang Award 2025. Ajang apresiasi tahunan ini menjadi momentum strategis untuk memberikan penghargaan kepada para penggerak zakat yang selama ini berkontribusi aktif dan konsisten dalam mendukung penghimpunan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Palembang.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Ruang Parameswara, Senin (15/12/2025), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan zakat. Mulai dari unsur Pemerintah Kota Palembang, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), mitra Baznas, hingga tokoh masyarakat turut hadir dan memberikan dukungan terhadap penguatan gerakan zakat di daerah.
Pada Baznas Kota Palembang Award 2025 ini, Baznas memberikan penghargaan kepada 42 UPZ dan individu yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, kinerja optimal, serta inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan zakat. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran nyata mereka dalam mendorong optimalisasi zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial masyarakat.
Penghargaan Baznas Award 2025 dibagi ke dalam 25 kategori, yang mencerminkan keberagaman peran dan kontribusi dalam pengelolaan ZIS di Kota Palembang. Kategori tersebut mencakup tokoh penggerak zakat ASN, tokoh masyarakat gemar sedekah, mitra sinergi terbaik, UPZ instansi vertikal, OPD, BUMD, sekolah, masjid, hingga inovator pengumpulan zakat berbasis digital dan konten kreator pendukung Baznas.
Melalui beragam kategori tersebut, Baznas ingin menegaskan bahwa gerakan zakat tidak hanya bertumpu pada satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga keuangan, institusi pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat umum.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Baznas Kota Palembang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel. Menurutnya, Baznas Award bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi seluruh penggerak zakat agar terus meningkatkan peran sosialnya.
“Baznas merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung berbagai program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial,” ujar Aprizal.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat ke depan harus dipahami tidak hanya sebagai kewajiban sosial keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis pembangunan sosial yang mampu menciptakan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Palembang, Ridwan Nawawi, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan para muzaki kepada Baznas Palembang. Kepercayaan tersebut, kata Ridwan, merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan zakat.
Ridwan juga memaparkan capaian Baznas Kota Palembang sepanjang tahun 2025. Ia menyebutkan, rata-rata penghimpunan zakat mencapai lebih dari Rp1 miliar per bulan, yang sebagian besar bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN), OPD, serta dukungan para muzaki perorangan dan institusi.
“Baznas Award ini adalah agenda rutin sebagai bentuk penghargaan kepada para penggerak dan mitra zakat yang telah berkontribusi nyata. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Bagi yang belum, semoga dapat menyusul di tahun-tahun mendatang,” ujar Ridwan.
Ia menegaskan, Baznas Kota Palembang akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, memperkuat inovasi digital, serta memperluas jangkauan pendistribusian zakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dengan terselenggaranya Baznas Kota Palembang Award 2025, diharapkan sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, UPZ, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Melalui kolaborasi yang solid, zakat diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam membangun kesejahteraan sosial dan mengurangi kesenjangan di Kota Palembang secara berkelanjutan. (dkd)












