Terobos Akses Sulit, Personel SAR Brimob Polda Aceh Salurkan Bantuan ke Desa Kubu
Aceh, bidiksumsel.com – Kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel SAR Satuan Brimob Polda Aceh. Dengan memanfaatkan jembatan Sling Baja, personel Brimob membantu menyalurkan bantuan logistik bagi warga Desa Kubu, Kabupaten Bireuen, yang terdampak bencana alam dan mengalami keterbatasan akses distribusi bantuan.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur pascabencana.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K, dalam keterangannya pada Senin, 15 Desember 2025, menjelaskan bahwa penggunaan jembatan Sling Baja menjadi solusi efektif untuk memastikan bantuan logistik tetap dapat menjangkau masyarakat.
“Personel SAR Satuan Brimob Polda Aceh membantu menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana di Desa Kubu dengan menggunakan jembatan Sling Baja,” ujar Joko Krisdiyanto.
Menurutnya, kondisi akses menuju Desa Kubu tidak memungkinkan dilalui kendaraan pengangkut logistik secara normal. Oleh karena itu, jembatan Sling Baja yang dipasang sebagai jalur darurat dimanfaatkan secara maksimal untuk distribusi bantuan.
Penggunaan jembatan darurat tersebut menuntut ketelitian dan kerja sama yang baik antarpersonel. Setiap bantuan harus diangkut secara manual dengan memperhatikan faktor keselamatan, mengingat kondisi medan yang cukup menantang.
“Meski harus melintasi jembatan darurat, personel tetap berupaya memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat dalam kondisi aman dan utuh,” jelasnya.
Dalam penyaluran tersebut, Brimob Polda Aceh menyalurkan berbagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak. Bantuan logistik yang disalurkan melalui jembatan Sling Baja tersebut berupa bahan makanan dan selimut.
Adapun bantuan bahan makanan meliputi :
- 20 kantong pakaian,
- Beras sebanyak 30 karung dengan berat masing-masing 50 kilogram,
- 10 papan telur,
- 50 dus mi instan.
Selain itu, bantuan berupa selimut sebanyak dua karung juga turut disalurkan untuk membantu warga menghadapi kondisi cuaca dan keterbatasan pascabencana.
“Kebutuhan yang disalurkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” tambah Kabid Humas.
Penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi upaya pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan semangat bagi warga untuk bangkit dari dampak bencana.
Joko Krisdiyanto menegaskan bahwa Polri, khususnya Polda Aceh, berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam situasi darurat, baik melalui pengamanan, evakuasi, maupun bantuan kemanusiaan.
“Kami berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat terdampak di Desa Kubu dapat terbantu dan merasakan langsung manfaat dari bantuan yang disalurkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Aceh menyampaikan harapannya agar kondisi masyarakat Desa Kubu dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal. Ia juga mengapresiasi kerja keras personel di lapangan yang tetap menjalankan tugas kemanusiaan meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan kondisi medan yang sulit.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penguat semangat bagi warga Desa Kubu untuk bangkit pascabencana,” tutup Joko Krisdiyanto.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh personel SAR Satuan Brimob Polda Aceh ini menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan akses dan tantangan medan, semangat pengabdian untuk masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (dkd)













