Palembang, bidiksumsel.com – Perayaan Hari Bhayangkara ke-78 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2024, akan dirayakan secara sederhana namun bermakna. Upacara peringatan tersebut akan digelar di halaman Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel pada hari Senin, 1 Juli 2024.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, melalui Kasubbid PID AKBP Suparlan, SH, MSi, menyampaikan hal ini kepada wartawan usai gladi bersih upacara Hari Bhayangkara ke-78 di halaman Mapolda Sumsel pada Jumat siang, 28 Juni 2024.
Untuk memastikan kelancaran upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-78, yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan RRI Sumatera Selatan, Suparlan menjelaskan bahwa proses gladi bersih telah dilaksanakan di halaman Mapolda Sumsel. Gladi bersih ini dipimpin dan dicek langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, SIK, didampingi oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Zulkarnain, SIK, MSi, serta para PJU Polda Sumsel. Upacara ini dihadiri oleh personil Polda Sumsel, perwakilan dari tiga matra TNI (AD, AL, AU), serta stakeholder dan mitra Polda Sumsel lainnya.
Suparlan menambahkan bahwa pengecekan gladi bersih ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tempat dan alat yang akan digunakan dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-78. Dengan mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” upacara ini dirancang untuk memberikan makna yang mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat.
Selain upacara, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan sejak awal Juni 2024 untuk menyambut Hari Bhayangkara. Polda Sumsel dan Polres/Tabes Jajaran telah melaksanakan sejumlah kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan, termasuk pelayanan kesehatan, berobat gratis, donor darah, sunatan massal, dan lainnya. Selain itu, mereka juga mengadakan bakti sosial dengan pembagian paket sembako kepada warga, bedah rumah, penanaman pohon, turnamen olahraga, serta doa bersama lintas agama.
Kegiatan bakti religi seperti membersihkan kampung dan tempat ibadah, bazar UMKM, dan kontes mobil klasik juga turut memeriahkan perayaan ini. Semua kegiatan ini dirancang untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Pada hari H, yaitu Senin, 1 Juli 2024, upacara peringatan Hari Bhayangkara akan dilanjutkan dengan acara syukuran dan hiburan. Suparlan menyampaikan bahwa meskipun upacara ini dilaksanakan secara sederhana, namun tetap memberikan makna yang mendalam bagi semua yang terlibat.
“Upacara peringatan Hari Bhayangkara dilaksanakan secara sederhana namun bermakna. Sebelumnya, untuk menyambut Hari Bhayangkara, sejak awal Juni 2024, Polda Sumsel dan Polres/Tabes Jajaran telah melaksanakan sejumlah bakti sosial, bakti kesehatan, dan kegiatan lainnya. Pada hari H, dilaksanakan upacara Hari Bhayangkara dilanjutkan syukuran dan hiburan,” tandasnya.
Perayaan Hari Bhayangkara ke-78 ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Polri dalam mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan tema yang diusung. Kegiatan-kegiatan sosial yang telah dilaksanakan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan kesehatan dan kesejahteraan.
Dengan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, Polda Sumsel menunjukkan komitmen mereka dalam melayani dan melindungi masyarakat. Kegiatan bakti sosial dan kesehatan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain itu, kegiatan-kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari upaya Polri dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Kesiapan dan profesionalisme dalam melaksanakan upacara dan kegiatan lainnya menjadi fokus utama dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-78. Suparlan menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan cermat untuk memastikan kelancaran acara. Pengecekan gladi bersih yang dilakukan langsung oleh Kapolda dan Wakapolda menunjukkan komitmen tinggi dalam memastikan setiap detail acara berjalan sesuai rencana.
Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78 diharapkan dapat memberikan pengaruh positif yang signifikan bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan gratis, donor darah, dan sunatan massal adalah beberapa contoh dari upaya nyata Polri dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan bakti sosial seperti pembagian sembako dan bedah rumah juga memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Perayaan Hari Bhayangkara ke-78 ini, meskipun dilaksanakan secara sederhana, memberikan makna yang mendalam bagi Polri dan masyarakat. Dengan tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” upacara dan rangkaian kegiatan sosial yang dilakukan menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan-kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (dkd)












