OKI  

Gali Potensi Desa, Branding Pariwisata Its OKI Direspon Positif Kemenparekraf

fhoto : bidiksumsel.com/daniel

OKI, bidiksumsel.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten OKI, Hj Arianti SSTP MM mengatakan, branding pariwisata It’s OKI direspons positif oleh Menteri Parekraf RI. Hal ini dikarenakan ada upaya positif untuk mengembangkan pariwisata yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Selasa, (05/10/2021).

Melalui program Kementerian Pariwisata, ada dua desa mewakili Kabupaten OKI untuk lomba desa wisata se-Sumsel yaitu, Desa Sugih Waras Kecamatan Teluk Gelam dan Desa Sumber Mulya Kecamatan Mesuji Makmur. Dengan adanya desa wisata tersebut dapat menambah kreatifitas masyarakat di desa tersebut.

Hj Arianti mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten OKI di mana saja berada untuk vote (pilih) Kabupaten OKI, agar Kabupaten OKI meraih juara brand pariwisata favorit pada tahun ini.

“Sesuai dengan namanya, desa wisata merupakan kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus yang layak untuk menjadi daerah tujuan wisata. Bila dikelola dengan benar, desa wisata mampu memacu potensi tumbuhnya ekonomi kreatif dan memiliki nilai jual yang tinggi,” katanya.

Dalam mengelola desa wisata, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi tantangan terbesar untuk pengembangan desa wisata. Karena keberhasilan suatu desa wisata sangat ditentukan kesiapan masyarakat setempat, sejauh masyarakat bisa mengelola potensi desa yang dimiliki juga meningkatkan pelayanan pada wisatawan.

Branding pariwisata ataupun identitas “It’ OKI Good To See” yang artinya, “ini la OKI Sedap atau Enak Dilihat”. “alhamdulilah brand ini masuk Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2021,” paparnya.

lanjut Arianti, branding pariwisata “It’ OKI Good To See” ini, harus tetap dilaksanakan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Camat, Kades, pengurus sekolah dan puskemas untuk menggeliatkan lagi desa wisata yang ada di Kabupaten OKI,Disbudpar OKI berusaha semaksimal mungkin.

“Semoga di Kecamatan Jejawi ada desa yg menjadi desa wisata. Kami siap memfasilitasi dan membantu, desa untuk pengembangan desa wisata. Mengusulkan ke propinsi maupun ke kementerian,” ungkapnya.

Sementara, Camat Jejawi, Susanto menyampaikan, dukungannya akan perwujudan desa wisata di wilayah kecamatanya. “Wisata adalah sektor yang cukup penting untuk menarik masyarakat yang berkunjung. Dengan banyaknya pengunjung wisata, maka akan membuka peluang dan perputaran uang di daerah itu, sehingga mampu memicu peningkatan ekonomi masyarakat tersebut,” jelasnya. (daniel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *