Home Berita Pemprov Kadis Kominfo Sumsel Jadi Narsum di UKW UPN Veteran Yogyakarta

Kadis Kominfo Sumsel Jadi Narsum di UKW UPN Veteran Yogyakarta

fhoto : Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan, H. Achmad Rizwan (Narsum/baju warna biru) bersama salah satu Penguji Ternama, Mahmud Marhaba saat diwawancara pada UKW UPN Veteran Yogyakarta, Sabtu (26/06/2021)/(bidiksumsel.com/dkd)

Kadis Kominfo Sumsel, H. Achmad Rizwan Sampaikan Peran Kominfo di Masa Pandemi Bagi Pelaku UMKM

Palembang, bidiksumsel.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Selatan H. Achmad Rizwan menghadiri dan menjadi narasumber pada Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) di Hotel Aston Palembang. Sabtu, (26/06/2021)

Untuk diketahui, UKW tersebut di selenggarakan oleh Dewan Pers melalui Lembaga Uji dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang diselenggarakan mulai 25-26 Juni 2021 dengan 54 Peserta dan 15 penguji.

Achmad Rizal menjelaskan, dimasa pandemi Covid-19 hingga saat ini masih melanda negara Indonesia, membuat perubahan yang sangat besar dalam berbagai sendi kehidupan.

Tak terkecuali di bidang ekonomi mikro. Pelaku bisnis dalam UMKM adalah salah satu kelompok yang merasakan perubahan tersebut. “Peran kominfo di masa pandemi ini sangat penting dan strategis, ada lima bidang yang membidangi untuk menaikan kembali perekonomian kita,“ ujarnya.

Dalam upaya menaikkan omset, menurut Achmad ada lima (5) bidang yang di kelola pihak Kominfo Sumsel. “Ke lima bidang tersebut yakni bidang pengelolaan informasi publik, bidang pengelolaan komunikasi publik, bidang teknologi informasi, Komunikasi dan Persandian, bidang layanan e-Government dan bidang statistic,” paparnya.

Selain ke lima bidang tersebut, ia menambahkan bahwa Gubernur Sumsel Herman Deru beberapa waktu lalu secara berkala telah mengendorse ratusan produk pelaku bisnis di Palembang secara gratis.

Langkah terpuji tersebut dalam upaya menaikkan omset UMKM dan juga diikuti oleh para Influencer Kota Palembang untuk membantu UMKM secara gratis dan di contoh oleh beberapa Gubernur dari provinsi lain.

“Masyarakat selain itu juga, yang tak kalah penting, pelaku bisnis harus berinovasi, yang tadinya ada tempat harus berpindah ke media lain. Media yang paling cepat diketahui masyarakat adalah melalui media sosial, kemudian bisa juga dengan mengganti kemasan menjadi lebih menarik, membuat menu baru yang bervariasi, dan gencar melakukan promosi,” katanya.

Masih kata Achmad, Gubernur juga melaunching Radio Sumsel yang mana keberadaan Radio Sumsel bertujuan memberikan informasi, edukasi dan wawasan kepada masyarakat Sumatera Selatan agar pemanfaatan teknologi dalam penyampaian dan penyebaran informasi positif semakin maksimal dan dapat menghasilkan hal-hal positif.

“Di masa Pandemi Covid-19 saat ini, banyak berita yang tersebar menjadi simpang siur. Setiap informasi diterima masyarakat tanpa tahu kebenarannya. Disinilah peran media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, berita hoaks harus diluruskan. Radio Sumsel harus berperan serta dalam mengedukasi masyarakat agar tidak termakan hoaks, dan masyarakat bisa berpromosi di Radio Sumsel secara gratis,“ ujarnya.

Lanjut Achmad, untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Sumsel Gubernur juga melaunching aplikasi Songket beberapa bulan yang lalu.

“Aplikasi Songket yaitu Sistem Operasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, aplikasi ini di integrasikan dengan kamera pengintai atau asap digital sehigga cepat mendapatkan informasi jarak terdekat ketika ada terdeteksi titik api, termasuk data eksternal berupa peta data perkebunan milik perusahaan maupun perorangan,” jelasnya.

Gubernur juga sejak 2019 lalu, melaunching internet desa. yang hingga saat ini sudah ada 62 desa yang menerima internet desa dan untuk jaringan nya pemerintah sudah bekerjasama dengan anak perusahaan PLN.

“Internet desa ini bisa di akses selama 24 jam, meskipun listrik nya mati,“ tutupnya. (dkd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here