Beranda Sumsel Lahat Tak Cuma Karyawan, Priamanaya Group Edukasi K3 ke Pelajar : SMAN 4...

Tak Cuma Karyawan, Priamanaya Group Edukasi K3 ke Pelajar : SMAN 4 dan SMA St. Yosef Jadi Sasaran

ist

Priamanaya Group Edukasi K3 dan Dunia Industri ke Pelajar Lahat, Siswa Kelas XII Antusias Berdiskusi

Lahat, bidiksumsel.com – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) yang rutin digelar setiap 12 Januari hingga 12 Februari tidak hanya menjadi agenda internal perusahaan. Tahun ini, Priamanaya Group mengisi BK3N dengan langkah yang berbeda : membawa edukasi keselamatan kerja langsung ke lingkungan sekolah.

Mengusung tema BK3N tahun 2026, yakni “Membangun Ekosistem Pembinaan dan Pelayanan K3 Nasional yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan”, Priamanaya Group memperluas jangkauan kegiatan K3. Tidak hanya melibatkan para pekerja, perusahaan juga menggandeng masyarakat sekitar dan pelajar sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan sejak dini.

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan dalam dua agenda terpisah, yakni pada Jum’at (6/2/2026) di SMAN 4 Lahat dan Senin (9/2/2026) di SMA St. Yosef Lahat. Sasaran utama adalah siswa/i kelas XII yang dalam waktu dekat akan memasuki jenjang perguruan tinggi maupun dunia kerja.

Tim Perusahaan Turun Langsung, Materi Disampaikan Interaktif

Dalam pelaksanaan kegiatan, Priamanaya Group menghadirkan pemateri dari berbagai bidang strategis perusahaan. Tim yang hadir terdiri dari unsur :

  • HSE (Health, Safety, Environment)
  • HR (Human Resources)
  • Engineering
  • CSR (Corporate Social Responsibility)

Kolaborasi lintas divisi ini membuat materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada teori keselamatan kerja, tetapi juga memberi gambaran utuh mengenai budaya kerja industri, standar operasional, hingga peran sosial perusahaan.

Selama sesi berlangsung, para pemateri menyampaikan materi dengan cara yang interaktif. Suasana kegiatan pun hidup, terlihat dari antusiasme peserta yang aktif bertanya, berdiskusi, dan menanggapi materi.

Siswa/i kelas XII dari SMAN 4 dan SMA St. Yosef yang mengikuti kegiatan tampak terlibat penuh, terutama saat pembahasan menyentuh dunia kerja dan peluang karier.

Mas Mualim, selaku Dept. Head HSE PT. Dizamatra Powerindo yang merupakan bagian dari Priamanaya Group, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak sekolah.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk membangun sinergi antara institusi pendidikan dan dunia usaha, terutama dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan inspirasi serta motivasi bagi siswa untuk terus belajar, berinovasi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Mas Mualim.

Menurutnya, program edukasi ini juga menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lahat.

Lebih jauh, Mas Mualim menekankan pentingnya menanamkan kesadaran K3 sejak usia dini. Sebab, keselamatan kerja bukan hanya urusan perusahaan atau pekerja, melainkan sebuah budaya yang perlu dibangun sejak bangku sekolah.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar generasi muda hari ini dapat menjadi motor kemajuan daerah.

“Melalui program ini pihak kami mempunyai harapan besar terhadap generasi pemuda hari ini untuk kemajuan Kabupaten Lahat ke depan. Oleh sebab itu, secara bersama harus diedukasi mereka ini sehingga dapat menjadi generasi emas bangsa di masa depan,” ungkapnya.

Siswa Diberi Gambaran Nyata Dunia Industri

Salah satu poin yang membuat kegiatan ini menarik adalah materi yang diberikan tidak bersifat umum. Para siswa mendapatkan penjelasan konkret mengenai berbagai aspek dunia industri, di antaranya :

  • profil dan peran Priamanaya Group
  • alur produksi perusahaan
  • standar keselamatan kerja di lingkungan industri
  • keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan
  • program-program CSR yang telah dijalankan perusahaan

Materi ini memberi gambaran nyata mengenai bagaimana dunia kerja berjalan, apa yang menjadi tuntutan utama industri, serta bagaimana keselamatan menjadi standar yang tidak bisa ditawar.

Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapat edukasi K3, tetapi juga mendapatkan pemahaman awal mengenai etos kerja, budaya profesional, dan kesiapan diri memasuki dunia kerja modern.

Kepala Sekolah SMA St. Yosef yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Welly Hadi Nugroho Seran, S.Pd., M.M., menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi seluruh warga sekolah.

“Semoga apa yang telah kami terima bisa bermanfaat baik untuk siswa, dewan guru, dan juga bagi sekolah,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan seperti ini sangat relevan, terutama bagi siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan diri menuju fase berikutnya dalam kehidupan, baik melanjutkan pendidikan maupun bekerja.

Selama kegiatan berlangsung, suasana edukasi terlihat hangat dan penuh antusias. Banyak siswa yang aktif bertanya, terutama terkait peluang kerja, kompetensi yang dibutuhkan, serta bagaimana penerapan keselamatan kerja di perusahaan.

Salah satu siswa SMAN 4 Lahat, Farel, bahkan terlihat antusias menyampaikan kesannya. Ia mengaku mendapat banyak informasi baru yang sebelumnya tidak ia ketahui, terutama terkait gambaran dunia kerja.

Farel mengatakan, melalui kegiatan tersebut dirinya menjadi lebih paham mengenai bagaimana dunia industri menuntut kesiapan mental, kompetensi, serta sikap profesional.

Kegiatan BK3N Priamanaya Group ini menjadi contoh bahwa program keselamatan kerja dapat diperluas menjadi gerakan edukatif yang melibatkan masyarakat, termasuk pelajar. Dengan membangun pemahaman K3 sejak dini, diharapkan generasi muda tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran keselamatan dan disiplin kerja yang tinggi.

Priamanaya Group menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, tangguh, serta berorientasi pada keselamatan, sejalan dengan praktik keberlanjutan perusahaan.

Melalui sinergi dunia pendidikan dan dunia usaha seperti ini, Kabupaten Lahat diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan zaman dan mampu bersaing di dunia kerja, sekaligus membawa kemajuan bagi daerahnya. (agusman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here