Gemar Sedekah dan Konsisten Berbagi, Dr. Hj. Asmawati Raih Juara I Baznas Palembang Award 2025

Dr. Hj. Asmawati, S.E., M.M.,/(bidiksumsel.com/dkd)

Palembang, bidiksumsel.com – Komitmen luar biasa dalam berderma dan berkontribusi nyata kepada masyarakat mengantarkan Dr. Hj. Asmawati, S.E., M.M., Pembina Yayasan Indo Global Mandiri (IGM), meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Baznas Kota Palembang Award 2025. Ia dinobatkan sebagai Juara I Kategori Tokoh Masyarakat Gemar Sedekah, sebuah pengakuan prestisius atas konsistensinya menyebarkan kebaikan melalui sedekah dan kepedulian sosial.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang dalam acara yang digelar khidmat di Ruang Parameswara, Senin (15/12/2025). Ajang Baznas Award sendiri merupakan agenda tahunan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada individu, lembaga, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dinilai aktif dan berdampak dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Bagi Dr. Asmawati, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengingat akan tanggung jawab moral yang lebih besar sebagai figur publik. Ditemui usai menerima piala penghargaan, ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah titik akhir.

“Penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur. Namun bagi saya, ini bukan akhir, justru menjadi penyemangat untuk terus berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat,” ujar Dr. Asmawati dengan nada rendah hati.

Ia menegaskan bahwa sedekah sejatinya adalah ibadah yang dilandasi keikhlasan, bukan untuk mencari pengakuan. Mengutip nilai-nilai spiritual, Dr. Asmawati mengingatkan bahwa sedekah yang paling utama adalah yang dilakukan tanpa pamrih.

“Sejatinya, sedekah itu memang dianjurkan untuk tidak diketahui banyak orang. Ibarat tangan kanan memberi, tangan kiri menyembunyikan,” tuturnya. Meski demikian, ia juga menilai pentingnya edukasi publik tentang manfaat sedekah agar semakin banyak masyarakat terdorong untuk berbagi.

“Perlu diketahui juga bahwa sedekah itu membawa banyak manfaat, salah satunya untuk melancarkan rezeki. Ini bukan hanya soal materi, tapi juga keberkahan hidup,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Asmawati turut menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, di era modern saat ini, digitalisasi menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan atau tsiqah para muzaki terhadap lembaga pengelola zakat.

“Dengan adanya digitalisasi, para muzaki dapat melihat secara jelas bagaimana zakat dan sedekah dikelola, serta ke mana dana tersebut disalurkan,” jelasnya.

Ia menilai sistem yang transparan dan akuntabel akan memperkuat kepercayaan publik, sekaligus memastikan dana zakat dan sedekah benar-benar disalurkan secara amanah dan tepat sasaran kepada para mustahik.

“Transparansi itu penting. Ketika pengelolaan dilakukan dengan baik dan terbuka, maka masyarakat tidak ragu untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas,” tegasnya.

Sebagai tokoh masyarakat dan pembina yayasan pendidikan, Dr. Asmawati juga menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jajaran pengurus Baznas Kota Palembang. Ia mengingatkan bahwa tugas sebagai amil zakat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas tinggi.

“Saya berpesan agar para pengurus Baznas selalu berpegang pada tiga prinsip utama, yaitu tawaduk, jujur, dan ikhlas. Menyalurkan sedekah dan zakat adalah amanah besar yang menyangkut hajat hidup banyak orang,” ungkapnya.

Ia berharap Baznas Kota Palembang terus menjaga profesionalisme serta memperkuat peran strategisnya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan yang diraih Dr. Hj. Asmawati dalam Baznas Kota Palembang Award 2025 ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa sedekah bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan gerakan sosial yang mampu memberikan dampak luas jika dilakukan secara konsisten, ikhlas, dan terkelola dengan baik. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *